Ikuti Kami :

Disarankan:

14 Korban Luka dalam Insiden Pesta Rakyat Pernikahan Anak Dedi Mulyadi dan Wabup Garut Jalani Penanganan Medis

Jumat, 18 Juli 2025 | 20:14 WIB
14 Korban Luka dalam Insiden Pesta Rakyat Pernikahan Anak Dedi Mulyadi dan Wabup Garut Jalani Penanganan Medis
14 Korban Luka dalam Insiden Pesta Rakyat Pernikahan Anak Dedi Mulyadi dan Wabup Garut Jalani Penanganan Medis.

Sebanyak 14 orang mengalami luka-luka akibat kericuhan dalam pesta rakyat pernikahan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, dan Maula Akbar, putra Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

GARUT, NewsTasikmalaya.com – Sebanyak 14 orang mengalami luka-luka akibat kericuhan dalam pesta rakyat pernikahan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, dan Maula Akbar, putra Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Insiden terjadi saat ribuan warga memadati Alun-alun Garut pada Jumat (18/7/2025), dalam rangka mengikuti rangkaian acara pernikahan pejabat daerah tersebut.

Desak-desakan tak terhindarkan ketika warga berusaha masuk ke area panggung hiburan dan antrean makanan gratis. Kepadatan massa menyebabkan sejumlah orang jatuh, terinjak, hingga mengalami sesak napas. Tim medis yang disiagakan di lokasi langsung mengevakuasi korban untuk mendapat penanganan.

Ke-14 korban luka yang telah menjalani perawatan medis di antaranya:

1. Nenih – Sukatani, Cisurupan

2. Iyah – Panugaran, Sukabakti

3. Iis Ismiyati – Garut Kota

4. Siti Hasanah – Bojong Salam

5. Tasya Aulia – Cipanas

6. Onyas – Cijungkung, Siliwangi

7. Safira – Ciwalen

8. Sipa Fauziah – Genteng

9. Yati Haryati – Gunung Puntang

10. Mimi – Sukapadang

11. Aris Krisdiana – Bojongloa Kaler, Bandung

12. Iyan – Pataruman

13. Zahra Novania – Bayongbong

14. Sutisna – Bandung

Sebagian besar korban mengalami luka akibat terjatuh dan sesak napas. Pihak rumah sakit melaporkan kondisi para korban saat ini berangsur stabil setelah mendapatkan tindakan medis.

Selain korban luka, insiden ini juga menyebabkan tiga korban meninggal, yaitu seorang anak perempuan, seorang lansia, dan seorang anggota kepolisian yang gugur saat menjalankan tugas pengamanan.

Sementara itu, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab utama kericuhan dan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan acara yang menimbulkan korban jiwa dan luka tersebut.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement