Ikuti Kami :

Disarankan:

3 Kebakaran Lahan Terjadi Beruntun di Kota Banjar, Damkar dan TNI Bergerak Cepat Padamkan Api

Sabtu, 05 September 2026 | 15:10 WIB
Watermark
3 Kebakaran Lahan Terjadi Beruntun di Kota Banjar, Damkar dan TNI Bergerak Cepat Padamkan Api. Foto: NewsTasikmalaya.com/Sukirman

Tiga kebakaran lahan terjadi hampir bersamaan di Kota Banjar pada Sabtu (5/9/2026) siang. Kebakaran yang diduga dipicu pembakaran sampah tak terkendali terjadi di Dusun Randegan, Lingkungan Panatasan, dan Lingkungan Pataruman.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Tiga kebakaran lahan terjadi hampir bersamaan di wilayah Kota Banjar pada Sabtu (5/9/2026) siang. Berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran yang dibantu personel TNI, seluruh titik api berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar satu setengah jam sehingga tidak meluas ke area permukiman warga.

Kebakaran terjadi di tiga lokasi berbeda, yakni Dusun Randegan, Desa Raharja, Kecamatan Purwaharja, Lingkungan Panatasan, Kelurahan Pataruman, serta Lingkungan Pataruman, Kelurahan Pataruman, Kecamatan Pataruman.

Kepala UPTD Penanggulangan Kebakaran BPBD Kota Banjar, Aam Amijaya, membenarkan adanya tiga kejadian kebakaran lahan yang terjadi dalam waktu berdekatan tersebut.

“Tiga titik kebakaran lahan ini berada di lokasi yang berbeda, yaitu di Dusun Randegan Desa Raharja, Lingkungan Panatasan Kelurahan Pataruman, dan Lingkungan Pataruman Kelurahan Pataruman,” ujar Aam saat dikonfirmasi, Sabtu (5/9/2026).

Berdasarkan informasi yang diterima petugas di lapangan, kebakaran diduga dipicu aktivitas pembakaran sampah yang tidak diawasi hingga api merembet ke area lahan kering di sekitarnya.

Musim kemarau yang masih berlangsung membuat vegetasi dan rerumputan menjadi lebih mudah terbakar, sehingga api cepat menyebar ketika tidak segera dikendalikan.

“Menurut laporan yang kami terima, kemungkinan kebakaran berasal dari pembakaran sampah yang tidak terkendali,” jelas Aam.

Meski sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar, kebakaran di tiga lokasi tersebut tidak menyebabkan korban jiwa maupun korban luka.

Menariknya, proses penanganan kebakaran kali ini melibatkan personel Batalyon Infanteri Raider 323/Buaya Putih yang sedang mengikuti pelatihan penanggulangan kebakaran bersama BPBD Kota Banjar.

Saat kebakaran terjadi, para prajurit yang tengah menerima materi dan simulasi langsung diterjunkan ke lapangan untuk membantu proses pemadaman bersama petugas Damkar.

Menurut Aam, kondisi tersebut menjadi pengalaman nyata bagi para personel TNI dalam menghadapi situasi darurat kebakaran.

“Simulasinya langsung menjadi nyata karena saat personel TNI sedang berlatih penanganan kebakaran, terjadi kebakaran lahan di tiga lokasi sekaligus,” katanya.

Kolaborasi antara petugas Damkar dan TNI membuat proses pemadaman berlangsung lebih cepat dan efektif. Api berhasil dikendalikan sebelum merambat ke wilayah yang lebih luas.

Aam berharap pengalaman pemadaman langsung di lapangan dapat meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan personel TNI dalam membantu penanganan bencana kebakaran di masa mendatang.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan, terutama saat musim kemarau, karena berpotensi memicu kebakaran lahan maupun kebakaran hutan.

BPBD Kota Banjar mengingatkan warga agar segera melaporkan apabila melihat titik api atau aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Dengan sinergi antara Damkar, BPBD, TNI, dan masyarakat, risiko kebakaran yang lebih besar diharapkan dapat diminimalkan selama musim kemarau berlangsung.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement