Ikuti Kami :

Disarankan:

Aksi Heroik di Jalur Gentong: Polisi Selamatkan Lansia Penderita Stroke yang Terkulai Lemas saat Dibonceng Motor

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:02 WIB
Aksi Heroik di Jalur Gentong: Polisi Selamatkan Lansia Penderita Stroke yang Terkulai Lemas saat Dibonceng Motor
Aksi Heroik di Jalur Gentong: Polisi Selamatkan Lansia Penderita Stroke yang Terkulai Lemas saat Dibonceng Motor. Foto: Kristian.

Kehadiran Polri di tengah kepadatan arus balik Lebaran 2026 kembali membuktikan peran vitalnya di luar pengaturan lalu lintas. Sebuah aksi penyelamatan nyawa dilakukan personel Polres Tasikmalaya Kota terhadap seorang lansia yang nyaris terjatuh dari sepeda motor akibat kondisi kesehatan yang menurun drastis di Jalur Gentong, Selasa (24/3/2026) siang.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Kehadiran Polri di tengah kepadatan arus balik Lebaran 2026 kembali membuktikan peran vitalnya di luar pengaturan lalu lintas. Sebuah aksi penyelamatan nyawa dilakukan personel Polres Tasikmalaya Kota terhadap seorang lansia yang nyaris terjatuh dari sepeda motor akibat kondisi kesehatan yang menurun drastis di Jalur Gentong, Selasa (24/3/2026) siang.

Kejadian bermula saat Kasubsi Penmas Polres Tasikmalaya Kota, Aiptu Yadi Miyadi, sedang melakukan patroli rutin di sekitar Pospam Letter U Gentong. Ia mencurigai sebuah sepeda motor yang melintas dari arah Ciamis menuju Bandung. Pengendara motor tersebut tampak mengikatkan kain sarung ke tubuhnya untuk menyangga seorang lansia yang dibonceng di belakang.

"Saya melihat posisi orang tua yang dibonceng itu sudah miring ke kiri dan tampak tidak berdaya. Pengendaranya seperti tidak sadar kalau ayahnya sudah dalam kondisi kritis. Langsung saya hampiri dan arahkan ke pos kesehatan," ungkap Aiptu Yadi di lokasi kejadian.

Dengan sigap, petugas membawa pemudik tersebut ke Pospam Letter U untuk mendapatkan pemeriksaan medis darurat. Diketahui, pengendara motor bernama Rahmat (22) tersebut sedang membawa ayahnya, Dede Sunarya (70), melakukan perjalanan arus balik dari Ciamis menuju Dago, Kota Bandung.

Berdasarkan pemeriksaan tim medis di pospam, Dede Sunarya diketahui memiliki riwayat penyakit stroke dan tekanan darah tinggi. Saat dievakuasi, kondisi fisiknya melemah drastis hingga tidak mampu menopang tubuhnya sendiri di atas motor.

"Setelah dicek, memang Bapak ini ada riwayat stroke. Beruntung segera terpantau, karena posisinya di atas motor tadi sudah sangat membahayakan keselamatan keduanya," tambah Aiptu Yadi.

Melihat kondisi yang memerlukan penanganan lebih lanjut, Aiptu Yadi segera berkoordinasi dengan Paguyuban Ambulans Tasikmalaya yang tengah bersiaga. Kebetulan, dua unit ambulans yang sedang melintas langsung dikerahkan untuk mengevakuasi korban agar bisa melanjutkan perjalanan dengan lebih aman dan layak.

Rahmat, sang anak, mengaku sangat terbantu dengan aksi cepat petugas. Ia tak menyangka perjalanan baliknya akan diwarnai insiden medis yang mengancam nyawa ayahnya.

"Tadi pas berangkat dari rumah di Ciamis kelihatan sehat, tapi pas di jalan tiba-tiba lemas. Saya sangat berterima kasih kepada bapak polisi, pelayanannya sangat cepat dan gercep (gerak cepat). Kalau tidak ada bantuan, saya tidak tahu apa yang terjadi di jalan tadi," ujar Rahmat haru.

Berkat sinergi antara Polri dan tim ambulans, lansia tersebut akhirnya berhasil dievakuasi menggunakan mobil ambulans untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut di tujuan, sementara sepeda motor korban dikawal agar tetap aman.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement