Jadwal Sholat Hari Ini di Kabupaten Ciamis, Kamis 23 April 2026
Jadwal sholat hari ini di Kabupaten Ciamis dapat menjadi rujukan bagi umat Islam untuk menunaikan kewajiban sholat fardhu lima waktu.
Disarankan:
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis kembali menunjukkan sikap tegas dalam memerangi penyalahgunaan narkotika. Melalui tes urine secara mendadak Lapas Ciamis memastikan lingkungan pemasyarakatan tetap steril dari narkoba, baik di kalangan petugas maupun warga binaan.
CIAMIS, NewsTasikmalaya.com — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis kembali menunjukkan sikap tegas dalam memerangi penyalahgunaan narkotika. Melalui tes urine secara mendadak Lapas Ciamis memastikan lingkungan pemasyarakatan tetap steril dari narkoba, baik di kalangan petugas maupun warga binaan.
Tes urine mendadak tersebut menyasar 20 orang yang terdiri dari petugas lapas dan warga binaan. Seluruh peserta dipilih secara acak untuk menjamin objektivitas pemeriksaan. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ciamis sebagai bentuk sinergi antarinstansi dalam upaya pencegahan narkoba.
Kepala Lapas Kelas IIB Ciamis, Supriyanto, A.Md.I.P., S.H., M.M., menegaskan bahwa tes urine merupakan agenda rutin sekaligus langkah preventif yang tidak bisa ditawar. Menurutnya, komitmen memberantas narkoba harus dimulai dari lingkungan internal lembaga pemasyarakatan.
“Kita lakukan secara rutin, untuk petugas dan warga binaan dipilih secara acak. Ini merupakan bentuk komitmen kita dalam mendukung program pemerintah memberantas narkoba dari segala lini, tidak terkecuali di lingkungan lapas,” ujar Supriyanto, Kamis (8/1/2026).
Pelaksanaan tes berlangsung tertib dan sesuai prosedur. Warga binaan yang terpilih tampak antre mengikuti tahapan pemeriksaan, mulai dari pengisian formulir identitas, pengecekan kesehatan, hingga pengambilan sampel urine menggunakan wadah steril. Seluruh proses diawasi ketat oleh petugas Lapas dan tim BNNK Ciamis.
Supriyanto menekankan bahwa pemilihan peserta tes urine tidak didasarkan pada jenis perkara tertentu.
“Untuk warga binaan itu dipilih secara acak dari berbagai blok, jadi bukan hanya warga binaan yang kasus narkoba saja. Ini penting untuk mendapatkan gambaran yang menyeluruh dan sebagai efek jera sekaligus edukasi bagi semua,” jelasnya.
Ia juga memastikan bahwa Lapas Ciamis tidak akan memberi toleransi jika ditemukan pelanggaran.
“Apabila ada warga binaan yang positif maka akan kita BAP (Berita Acara Pemeriksaan), kita sidangkan di pengadilan negeri. Sanksi tambahan atau proses hukum baru akan berlaku. Sementara, kalau hasilnya positif pada petugas, maka akan kita laporkan ke tingkat pimpinan atas untuk diambil tindakan sesuai peraturan kepegawaian yang berlaku. Tidak ada toleransi,” tegasnya.
Sementara itu, Kasubag Umum BNNK Ciamis, Wijaya Dewabhrata, menyebut kegiatan ini sebagai wujud sinergi konkret dalam mendukung program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
“Ini adalah bentuk deteksi dini, baik bagi warga binaan maupun pegawai lapas. Untuk hari ini, kami mengambil sampel 20 orang menggunakan alat tes dengan 10 parameter,” kata Wijaya.
Ia menjelaskan, alat tes yang digunakan memiliki tingkat akurasi tinggi, mendekati 100 persen. Meski demikian, hasil positif tetap harus melalui tahapan konfirmasi lanjutan.
“Kadang ada hasil positif yang dipengaruhi konsumsi obat-obatan tertentu. Karena itu, jika ada indikasi positif, akan kami konfirmasi ulang dan lakukan asesmen lebih lanjut,” ujarnya.
Wijaya menambahkan, tes urine menjadi metode paling cepat dan efektif dalam mendeteksi penyalahgunaan narkoba, meski masih tersedia metode lain seperti tes darah dan tes rambut untuk kondisi tertentu.
Melalui langkah tegas dan kolaboratif ini, Lapas Ciamis berharap dapat memperkuat integritas lembaga serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, sehat, dan benar-benar bebas dari narkoba.
Jadwal sholat hari ini di Kabupaten Ciamis dapat menjadi rujukan bagi umat Islam untuk menunaikan kewajiban sholat fardhu lima waktu.
Seekor monyet ekor panjang atau Macaca fascicularis yang lepas dari kandang di kawasan wisata Saung Sule, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, membuat geger warga setelah berkeliaran di area permukiman dan menunjukkan perilaku agresif, Rabu (22/4/2026).
Semangat kreativitas dan kecintaan terhadap budaya bangsa mewarnai kegiatan Gelar Karya Tahun 2026 yang digelar SMPN 2 Ciamis di lapangan sekolah tersebut, Rabu (22/4/2026) pagi. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh H. Andang Firman Triyadi yang memberikan apresiasi tinggi terhadap karya dan inovasi para siswa.