Ikuti Kami :

Disarankan:

Cuaca Ekstrem Landa Desa Giriharja Ciamis, Puluhan Rumah dan Fasilitas Umum Rusak

Jumat, 06 November 2026 | 19:22 WIB
Cuaca Ekstrem Landa Desa Giriharja Ciamis, Puluhan Rumah dan Fasilitas Umum Rusak
Cuaca Ekstrem Landa Desa Giriharja Ciamis, Puluhan Rumah dan Fasilitas Umum Rusak.

Hujan deras dan angin kencang terjang Desa Giriharja Rancah Ciamis, akibatkan 40 rumah warga dan fasilitas publik rusak, Jumat (6/11/2026).

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com — Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Desa Giriharja, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (6/11/2026). Peristiwa ini mengakibatkan puluhan rumah warga serta sejumlah bangunan umum mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tumbang dan atap yang beterbangan.

Berdasarkan laporan kaji cepat sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, tercatat sebanyak 40 rumah warga mengalami kerusakan kategori ringan. Selain pemukiman, bencana hidrometeorologi ini turut berdampak pada fasilitas pendidikan dan bangunan sektor usaha setempat.

Satu unit bangunan pendidikan keagamaan, yakni Madrasah Manarul Barokah, dilaporkan mengalami rusak ringan. Sementara itu, sebuah tempat usaha penggilingan padi (pabrik huler) mengalami kerusakan berat akibat hembusan angin kencang.

Tak hanya itu, fasilitas ekonomi warga berupa bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) juga dilaporkan mengalami rusak ringan.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, menjelaskan dalam laporan resminya bahwa cuaca ekstrem berupa hujan intensitas tinggi yang diiringi angin kencang menjadi pemicu utama kerusakan di kawasan tersebut.

Kondisi cuaca ekstrem tersebut memicu tumbangnya sejumlah pohon berukuran besar hingga menimpa atap rumah warga, serta menerbangkan material penutup atap bangunan.

"Akibat hujan disertai angin kencang, beberapa pohon tumbang menimpa rumah warga dan penutup atap rumah berterbangan," ujarnya, Jumat (6/11/2026).

Kendati menimbulkan kerusakan fisik pada puluhan bangunan, BPBD mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Pihaknya juga memastikan seluruh warga terdampak masih bertahan di kediaman masing-masing sehingga tidak ada yang perlu mengungsi.

Pasca-kejadian, tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Ciamis langsung bergerak menuju lokasi bencana dan berkoordinasi dengan instansi lintas sektor.

Aksi tanggap darurat melibatkan personel gabungan dari BPBD, Pemadam Kebakaran (Damkar), Taruna Siaga Bencana (Tagana), jajaran pemerintah desa, relawan, serta warga sekitar yang bahu-membahu membersihkan puing serta mengevakuasi batang pohon tumbang.

Hingga laporan sementara ini disusun, proses pemotongan pohon tumbang dan penataan material bangunan masih terus berlangsung. Di sisi lain, pemerintah desa bersama warga telah menyalurkan bantuan darurat berupa penggantian material atap rumah yang rusak menggunakan asbes.

BPBD Kabupaten Ciamis terus melakukan monitoring dan koordinasi ketat untuk memastikan penanganan dampak bencana di Kecamatan Rancah berjalan optimal.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin