TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Respons cepat ditunjukkan oleh aparat kepolisian Polres Tasikmalaya Kota yang bertugas di pos pengamanan mudik Jalur Gentong, Sabtu (14/3/2026). Di tengah mulai meningkatnya volume kendaraan pada H-6 Lebaran, petugas langsung berjibaku mengamankan jalur setelah adanya laporan tumpahan solar yang membahayakan pengendara.
Insiden tumpahan solar tersebut ditemukan di lokasi rawan, tepatnya di sekitar Pos Letter U, sebuah titik dengan tanjakan dan tikungan tajam yang dikenal ekstrem di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.
Pantauan di lokasi sekira pukul 10.30 WIB, petugas kepolisian dibantu oleh Tim Rescue Ganjal Jalur Gentong bertindak taktis dengan menutup area jalan yang licin menggunakan tanah. Langkah ini diambil guna meminimalisir risiko tergelincirnya kendaraan, terutama sepeda motor dan kendaraan berat yang sedang menanjak.
Ketua Tim Rescue Ganjal Jalur Gentong, Aip, menceritakan kronologi penemuan solar tersebut. Begitu melihat adanya ceceran minyak yang mengancam keselamatan, ia segera berkoordinasi dengan petugas di pos pengamanan terdekat.
"Begitu terlihat ada tumpahan solar, saya langsung lapor ke anggota polisi yang berjaga, dan laporan itu langsung direspon cepat. Tindakan segera diambil di lapangan," ungkap Aip.
Kondisi Kembali Normal, Pemudik Tetap Diimbau Waspada
Berkat penanganan yang hanya memakan waktu singkat, potensi bahaya berhasil diredam. Saat ini, arus lalu lintas di Lingkar Gentong terpantau sudah kembali normal dan bisa dilalui dengan aman.
"Sudah ditutup dengan tanah tadi. Kondisi jalan sekarang kembali normal, namun kami tetap menghimbau para pemudik untuk tetap waspada dan menjaga jarak aman, terutama saat melintasi tikungan Letter U," tambah Aip.
Aksi sigap ini menjadi bukti kesiapan personel Operasi Ketupat Lodaya 2026 dalam menjaga kelancaran arus mudik di salah satu jalur arteri paling menantang di Jawa Barat.