Ikuti Kami :

Disarankan:

Ibu Rumah Tangga di Mangkubumi Ditemukan Kritis di Selokan, Diduga Dianiaya Saat Hendak Ziarah ke Makam Anak

Rabu, 11 Maret 2026 | 16:06 WIB
Watermark
Ibu Rumah Tangga di Mangkubumi Ditemukan Kritis di Selokan, Diduga Dianiaya Saat Hendak Ziarah ke Makam Anak. Foto: Kristian.

Seorang ibu rumah tangga berinisial HN (45), warga Gunung Bubut, Kelurahan Cipawitra, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, ditemukan tergeletak tak sadarkan diri dalam kondisi bersimbah darah di sebuah selokan, Rabu (11/3/2026) siang.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Seorang ibu rumah tangga berinisial HN (45), warga Gunung Bubut, Kelurahan Cipawitra, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, ditemukan tergeletak tak sadarkan diri dalam kondisi bersimbah darah di sebuah selokan, Rabu (11/3/2026) siang.

Korban yang ditemukan pertama kali oleh Ketua RT setempat sekira pukul 13.00 WIB ini, diduga kuat menjadi korban penganiayaan berat oleh orang tidak dikenal.

Pamapta I Polres Tasikmalaya Kota, Ipda J. Jonansa, membenarkan adanya laporan temuan warga tersebut. Menurut hasil identifikasi awal, korban mengalami sejumlah luka serius di bagian wajah dan tangan.

"Saat ditemukan korban dalam keadaan pingsan dan berlumuran darah. Ada luka lebam di wajah yang diduga bekas pukulan benda tumpul. Selain itu, tangan sebelah kiri korban mengalami luka robek yang diduga akibat tangkisan senjata tajam," ungkap Ipda Jonansa di RSUD dr. Soekardjo.

Beruntung, nyawa korban berhasil diselamatkan setelah anggota Polsek Mangkubumi bersama warga bergerak cepat mengevakuasi HN ke ruang IGD RSUD dr. Soekardjo. Saat ini, kondisi korban dilaporkan telah sadarkan diri namun masih menjalani perawatan intensif.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, peristiwa memilukan ini terjadi saat HN pamit meninggalkan rumah dengan tujuan yang mulia. Ia hendak menuju ke pemakaman umum untuk membersihkan makam anaknya yang diketahui baru saja meninggal dunia.

Namun, dalam perjalanan atau saat berada di sekitar lokasi pemakaman, korban diduga dicegat dan dianiaya hingga akhirnya ditemukan warga terkapar di dalam selokan.

Merespons kejadian tersebut, Tim Identifikasi Sat Reskrim bersama Pamapta Polres Tasikmalaya Kota langsung diterjunkan ke lokasi kejadian di Kelurahan Cipawitra untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Kami sudah melakukan olah TKP, mengumpulkan sejumlah barang bukti di lapangan, dan meminta keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan intensif. Kami memohon doa agar pelaku segera terungkap dan tertangkap," pungkas Jonansa.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement