Ikuti Kami :

Disarankan:

Ikan Bebeong Resmi Diproyeksikan Jadi Ikon Kota Banjar

Minggu, 14 Desember 2025 | 14:27 WIB
Ikan Bebeong Resmi Diproyeksikan Jadi Ikon Kota Banjar
Ikan Bebeong Resmi Diproyeksikan Jadi Ikon Kota Banjar. Foto: Istimewa

Ikan Bebeong kini resmi diproyeksikan sebagai ikon baru Kota Banjar, Jawa Barat. Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Banjar, Supriana, saat melakukan monitoring langsung ke sentra budidaya ikan Bebeong di Dusun Tundagan, Desa Batulawang, Kecamatan Pataruman, Minggu (14/12/2025).

BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Ikan Bebeong kini resmi diproyeksikan sebagai ikon baru Kota Banjar, Jawa Barat. Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Banjar, Supriana, saat melakukan monitoring langsung ke sentra budidaya ikan Bebeong di Dusun Tundagan, Desa Batulawang, Kecamatan Pataruman, Minggu (14/12/2025).

Dalam kunjungannya, Supriana menegaskan bahwa ikan Bebeong memiliki potensi besar, baik dari sisi ekonomi maupun ekologis. Menurutnya, komoditas lokal tersebut bukan hanya bagian dari kekayaan ekosistem sungai, tetapi juga peluang strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Akhirnya ikon Kota Banjar lahir. Ikan Bebeong bukan hanya kekayaan ekosistem sungai, tetapi juga peluang besar bagi peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Supriana.

Pemerintah Kota Banjar berkomitmen mendukung penuh pengembangan budidaya ikan Bebeong melalui berbagai program, mulai dari pelatihan, pendampingan teknis, hingga perluasan akses pasar. Diharapkan, ikan Bebeong dapat menjadi sumber penghasilan baru bagi warga sekaligus memperkuat identitas Kota Banjar di tingkat regional maupun nasional.

Selain itu, penetapan ikan Bebeong sebagai ikon kota juga membuka peluang lahirnya berbagai inovasi, seperti pengembangan wisata berbasis perikanan, kuliner khas, hingga kegiatan promosi daerah yang mengangkat potensi komoditas lokal.

“Kini ikan Bebeong tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Banjar, tetapi juga simbol identitas baru kota yang berbasis pada kekayaan alam dan kearifan lokal,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu anggota Kelompok Mina Barokah Tundagan, Ijan, mengungkapkan bahwa keberhasilan budidaya ikan Bebeong tidak lepas dari kerja keras seluruh anggota kelompok dengan menerapkan metode Induced Breeding.

“Alhamdulillah, setelah beberapa kali percobaan, pemijahan akhirnya berhasil. Saat ini kami fokus pada pengembangan bahan indukan. Hari ini dikembangkan sebanyak 2.050 benih untuk calon indukan,” jelas Ijan.

Ia menambahkan, kualitas indukan menjadi faktor utama dalam keberhasilan budidaya. “Indukan yang berkualitas harus memiliki bobot di atas satu kilogram,” pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement