Ikuti Kami :

Disarankan:

Ikuti Google Maps Cari Jalan Pintas, Pemudik Tersesat di Pegunungan dan Terperosok ke Jurang di Kadipaten Tasikmalaya

Jumat, 20 Maret 2026 | 01:08 WIB
Watermark
Ikuti Google Maps Cari Jalan Pintas, Pemudik Tersesat di Pegunungan dan Terperosok ke Jurang di Kadipaten Tasikmalaya.

Nasib nahas menimpa seorang pemudik bernama Matheo (21), warga Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya. Niat hati ingin memotong jalan menggunakan panduan aplikasi Google Maps, ia justru tersesat di jalur pegunungan terjal hingga terperosok ke dalam jurang di area Pertamina Geothermal Energy (PGE) Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalya, Kamis (19/03/2026) siang.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Nasib nahas menimpa seorang pemudik bernama Matheo (21), warga Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya. Niat hati ingin memotong jalan menggunakan panduan aplikasi Google Maps, ia justru tersesat di jalur pegunungan terjal hingga terperosok ke dalam jurang di area Pertamina Geothermal Energy (PGE) Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalya, Kamis (19/03/2026) siang.

Kapolsek Kadipaten Polres Tasikmalaya Kota, AKP Sandy Suardani, S.H., membenarkan kejadian tersebut setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat melalui call center 110 terkait adanya orang tersesat di wilayah perbatasan Tasikmalaya-Garut.

Peristiwa bermula saat korban yang mengendarai sepeda motor Honda Beat bernopol D-6502-VFP melakukan perjalanan mudik dari Bandung menuju Garut. Setibanya di wilayah Kadipaten, korban berniat melanjutkan perjalanan melalui jalan alternatif.

"Korban mencoba mencari jalan pintas atau 'motong kompas' dengan mengikuti arahan Google Maps ke daerah PGE Kadipaten. Namun, jalur yang diarahkan justru melintasi pegunungan area Pertamina dengan medan yang sangat terjal," ujar AKP Sandy Suardani saat dimintai keterangan, Jumat (20/3/2026) dini hari.

Kondisi jalan yang tidak memadai dan medan yang curam membuat korban kehilangan kendali. Akibatnya, Matheo beserta sepeda motornya jatuh terperosok ke dalam jurang di area perbatasan tersebut.

Proses penyelamatan yang dimulai sejak pukul 13.00 WIB berlangsung cukup dramatis. Personel Polsek Kadipaten dibantu oleh koordinator dan tim keamanan (security) dari PGE harus menyusuri tebing dan medan yang sulit untuk menjangkau titik koordinat korban.

"Petugas harus memasang tali tambang ke motor korban untuk ditarik secara bersama-sama dari dasar jurang," tambah AKP Sandy.

Pihak kepolisian mengimbau kepada para pemudik agar tetap menggunakan jalur utama dan tidak sepenuhnya bergantung pada aplikasi navigasi di daerah yang minim pemukiman atau pegunungan, terutama jika tidak memahami medan jalan.

Saat ini, situasi di lokasi kejadian telah dinyatakan aman dan kondusif. Korban beserta kendaraannya telah berhasil diamankan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement