Ikuti Kami :

Disarankan:

Jaga Sanad Pergerakan, 14 Generasi PMII INU Tasikmalaya Perkuat Konsolidasi Ideologis

Senin, 27 April 2026 | 09:18 WIB
Jaga Sanad Pergerakan, 14 Generasi PMII INU Tasikmalaya Perkuat Konsolidasi Ideologis
Jaga Sanad Pergerakan, 14 Generasi PMII INU Tasikmalaya Perkuat Konsolidasi Ideologis.

Suasana nostalgia sekaligus semangat pergerakan menyelimuti Kampus 1 Institut Nahdlatul Ulama (INU) Tasikmalaya, Minggu (26/4/2026). Ratusan kader dan alumni berkumpul dalam agenda bertajuk "Silaturahmi dan Halal Bihalal Lintas Generasi PMII INU Tasikmalaya" yang mempertemukan angkatan pertama hingga angkatan ke-14.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Suasana nostalgia sekaligus semangat pergerakan menyelimuti Kampus 1 Institut Nahdlatul Ulama (INU) Tasikmalaya, Minggu (26/4/2026). Ratusan kader dan alumni berkumpul dalam agenda bertajuk "Silaturahmi dan Halal Bihalal Lintas Generasi PMII INU Tasikmalaya" yang mempertemukan angkatan pertama hingga angkatan ke-14.

Pertemuan ini menjadi jembatan emosional antara para alumni yang kini berkiprah di berbagai sektor strategis dengan para kader aktif. Momen ini dimanfaatkan para pendahulu untuk kembali "pulang" dan menularkan semangat perjuangan kepada generasi penerus.

Ketua Pelaksana sekaligus Ketua Rayon Syekh Abdul Ghorib, Salman Faisal, menegaskan bahwa momentum ini merupakan awal dari kemajuan PMII INU yang lebih terukur. Ia mengutip filosofi Aristoteles untuk mengingatkan marwah seorang aktivis.

"Kecerdasan intelektual alumni harus dibarengi kepekaan nurani untuk membantu sesama kader dan masyarakat. Sebagaimana pesan Aristoteles, mendidik akal tanpa mendidik hati bukanlah pendidikan sama sekali," ujar Salman, Senin (27/4/2026) pagi.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Rektor INU Tasikmalaya, Dr. H. Pepep Puad Muslim, M.Si. Dalam arahannya, Rektor menekankan bahwa harmoni antara alumni dan kader merupakan kunci utama kemajuan institusi.

Kehadiran para pimpinan organisasi, mulai dari Ketua Umum Komisariat Wipa Aryandin Farhatussaadah hingga Ketua Rayon Syekh Abdul Muhyi Juanda, memberikan sinyal kuat bahwa PMII INU sedang bersiap melakukan lompatan besar.

"Acara ini bukan sekadar ajang kumpul pasca-Lebaran, melainkan konsolidasi ideologis. Dengan bersatunya 14 generasi, PMII INU memiliki modal sosial besar untuk memberi dampak nyata bagi pembangunan bangsa," tegas Salman.

Salah satu agenda utama adalah sesi sarasehan, di mana alumni dari tiap angkatan berbagi pengalaman tentang proses kaderisasi yang membentuk mentalitas profesional mereka di dunia kerja. Data menunjukkan lulusan PMII INU telah mengisi berbagai pos penting di bidang politik, akademik, ekonomi, hingga keagamaan.

Para alumni berkomitmen untuk menjadi pendamping aktif bagi kader agar terus berkontribusi bagi agama dan bangsa.

"Kami menutup acara ini dengan satu keyakinan: sanad pergerakan di INU Tasikmalaya tidak akan terputus, melainkan semakin menguat dan mengakar hingga generasi-generasi mendatang," pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement