Ikuti Kami :

Disarankan:

Jelang Peluncuran Aplikasi Pasar Cerdas, Dinas KUKMP dan Pedagang Gelar Aksi Bersih-Bersih

Minggu, 03 Agustus 2025 | 15:30 WIB
Jelang Peluncuran Aplikasi Pasar Cerdas, Dinas KUKMP dan Pedagang Gelar Aksi Bersih-Bersih
Jelang Peluncuran Aplikasi Pasar Cerdas, Dinas KUKMP dan Pedagang Gelar Aksi Bersih-Bersih. Foto: NewsTasikmalaya.com/Istimewa.

Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (KUKMP) Kota Banjar bersama para pedagang menggelar aksi bersih-bersih di area pasar tradisional menjelang peluncuran inovasi digital bertajuk Pasar Cerdas. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapan dalam menyambut transformasi digital di sektor perdagangan rakyat.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (KUKMP) Kota Banjar bersama para pedagang menggelar aksi bersih-bersih di area pasar tradisional menjelang peluncuran inovasi digital bertajuk Pasar Cerdas. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapan dalam menyambut transformasi digital di sektor perdagangan rakyat.

Pantauan di lokasi menunjukkan para pedagang dan petugas membersihkan setiap lorong pasar agar tampak lebih rapi, nyaman, dan tertata. Kegiatan ini menjadi simbol komitmen bersama antara pemerintah daerah dan pelaku usaha pasar dalam mendukung inovasi berbasis teknologi.

"Pasar Cerdas bukan sekadar aplikasi. Ini adalah jembatan agar pedagang bisa menjangkau pembeli lebih luas tanpa meninggalkan identitas pasar tradisional. Inovasi ini juga akan tetap menjaga akar tradisi,” kata Kepala Diskukmp Kota Banjar, Sri Sobariah, Minggu (3/8/2025).

Program Pasar Cerdas merupakan hasil dari aspirasi para pedagang yang ingin menyesuaikan diri dengan era belanja digital. Melalui fitur jualan online yang tersedia dalam satu aplikasi, konsumen dapat langsung bertransaksi dengan pedagang lokal tanpa harus datang ke pasar.

Saat ini tercatat 75 pedagang telah aktif menggunakan platform tersebut, dengan target awal mencapai 100 pengguna. Aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing pasar rakyat dan kembali menghidupkan budaya belanja di pasar tradisional.

Peluncuran resmi aplikasi dijadwalkan berlangsung pada Senin, 4 Agustus 2025. Kehadirannya diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperluas akses pasar bagi pedagang lokal serta menjaga eksistensi pasar tradisional di tengah perkembangan era digital.

"Kemudian mampu memperluas pasar bagi pedagang lokal dan menjadikan pasar tradisional tetap relevan dan kompetitif di era digital," pungkas Sri Sobariah.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement