Ikuti Kami :

Disarankan:

Ketua IJTI Korda Tasikmalaya Hendra Herdiana Wafat, Rekan Sejawat Kehilangan Sosok Periang dan Solid

Minggu, 27 September 2026 | 23:23 WIB
Ketua IJTI Korda Tasikmalaya Hendra Herdiana Wafat, Rekan Sejawat Kehilangan Sosok Periang dan Solid
Ketua IJTI Korda Tasikmalaya Hendra Herdiana Wafat, Rekan Sejawat Kehilangan Sosok Periang dan Solid. Foto: dok. NewsTasikmalaya.com

Ketua IJTI Tasikmalaya & Kontributor Metro TV Hendra Herdiana meninggal dunia di RSUD dr. Soekardjo (27/9/2026). Dimakamkan di Sukaraja Tasikmalaya.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Kabar duka menyelimuti insan pers di Priangan Timur. Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Tasikmalaya sekaligus Kontributor Metro TV wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Hendra Herdiana, tutup usia pada Minggu (27/9/2026) malam.

Almarhum mengembuskan napas terakhirnya saat menjalani perawatan medis intensif di Ruang Mitra Batik (MB) RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya.

Di mata para kawan seprofesi, sosok Hendra dikenal sebagai pribadi yang hangat, periang, suka bercanda, serta memiliki kepedulian sosial dan jiwa solidaritas yang sangat tinggi terhadap sesama jurnalis.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tasikmalaya, Asep Juhariyono (Asjo) yang juga merupakan koresponden RCTI dan iNews, mengenang momen kebersamaan dan perjuangan awal meniti karier sebagai jurnalis televisi bersama almarhum.

"Hendra memang rekan seperjuangan dulu ya waktu saya pertama kali terjun menjadi kontributor di Tasikmalaya," kenang Asjo, Minggu (27/9/2026) malam.

"Dia memang sosok periang, aktif dan menghibur. Dia solid, selalu hadir saat rekan seprofesi mengalami musibah dan membutuhkan bantuan," lanjutnya.

Asjo menceritakan, almarhum sempat dirawat di RS Hermina Tasikmalaya sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD dr. Soekardjo. Saat menjenguk bersama rekan jurnalis lainnya, almarhum sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri.

"Saya mendengar beliau sakit beberapa waktu lalu, waktu itu masuk ke Rumah Sakit Hermina Tasikmalaya. Di sana, almarhum menceritakan bagaimana awal kami terjun ke lapangan," tuturnya.

"Nah tadi sore, saya mendengar beliau koma di RSUD Dokter Soekardjo juga saya menjenguk bersama rekan Denden Ahdani dari tvOne, tapi Hendra tidak sadar dan terlihat sesak memakai oksigen," jelas Asjo.

"Yang bikin almarhum tertawa adalah, ketika saya pertama kali jadi wartawan, saya pakai kemeja. Kata almarhum, si Asjo mirip cover boy pakai kemeja," kenangnya penuh haru.

Mendengar kabar almarhum wafat, puluhan jurnalis dari berbagai media massa beserta rekan sejawat langsung memadati RSUD dr. Soekardjo untuk memberikan penghormatan terakhir di ruang jenazah.

Hingga Minggu (27/9/2026) pukul 23.10 WIB, suasana rumah duka almarhum telah dipenuhi pelayat yang berdatangan untuk menyampaikan belasungkawa.

Berdasarkan informasi dari pihak istri dan kakak almarhum, jenazah Hendra Herdiana rencananya akan dimakamkan pada Senin (28/9/2026) pagi di kampung halamannya, Kampung Cimanggu, Desa Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement