Ikuti Kami :

Disarankan:

Kronologi Penemuan Jasad Pria di Margabakti Tasikmalaya: Kecurigaan Berawal dari Bau Menyengat

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:14 WIB
Watermark
Kronologi Penemuan Jasad Pria di Margabakti Tasikmalaya: Kecurigaan Berawal dari Bau Menyengat.

Teka-teki penemuan jasad seorang pria lanjut usia di Kampung Babakan Kertasari, Kelurahan Margabakti, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, akhirnya terungkap. Korban yang diketahui bernama Usmanudin (71), ditemukan meninggal di dalam rumahnya pada Rabu (4/3/2026) malam sekira pukul 21.00 WIB.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Teka-teki penemuan jasad seorang pria lanjut usia di Kampung Babakan Kertasari, Kelurahan Margabakti, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, akhirnya terungkap. Korban yang diketahui bernama Usmanudin (71), ditemukan meninggal di dalam rumahnya pada Rabu (4/3/2026) malam sekira pukul 21.00 WIB.

Kapolres Tasikmalaya Kota melalui Kapolsek Cibeureum, AKP Iwan Sujarwo, membeberkan kronologi lengkap penemuan jasad buruh harian lepas tersebut. Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga bernama Ajat Sudrajat (53).

Pada Rabu malam, Ajat mendatangi kediaman korban dengan maksud untuk meminta jasa pijat kepada korban. Namun, setibanya di depan rumah, saksi mendapati kondisi rumah dalam keadaan gelap gulita.

"Saat berada di depan rumah, saksi mencium aroma amis dan busuk yang sangat menyengat. Karena merasa curiga dengan situasi tersebut, saksi tidak langsung masuk melainkan melapor ke warga setempat dan anak korban," ujar AKP Iwan Sujarwo, Kamis (5/3/2026) dini hari.

Mendapat laporan tersebut, anak korban yang bernama Iip (35) bersama warga segera menuju lokasi. Mereka kemudian masuk secara bersama-sama ke dalam rumah untuk memastikan kondisi korban.

Benar saja, saat berhasil masuk, mereka menemukan Usmanudin sudah dalam keadaan meninggal di dalam kamarnya dengan kondisi jenazah yang mulai membusuk.

Pihak Polsek Cibeureum bersama Tim Identifikasi Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota segera tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Di tengah kepungan ratusan warga yang penasaran, petugas melakukan pemeriksaan mendalam.

Jasad korban akhirnya berhasil dievakuasi pada pukul 23.15 WIB oleh petugas gabungan dari PMI, BPBD, dan Kepolisian, kemudian langsung dilarikan ke RSUD dr. Soekardjo untuk proses visum.

Berdasarkan fakta-fakta di lapangan dan pemeriksaan medis awal, polisi memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Menurut keterangan saksi, korban terakhir kali terlihat sekitar satu minggu yang lalu. Anak korban juga mengonfirmasi bahwa ayahnya memang memiliki riwayat penyakit," jelas AKP Iwan. 

Kondisi jasad yang sudah mengeluarkan cairan dan aroma tidak sedap memperkuat dugaan bahwa korban telah meninggal lebih dari empat hari sebelum akhirnya ditemukan.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement