Ikuti Kami :

Disarankan:

Momen Haru Hari Anak Nasional, Ratusan Siswa SDN 3 Gununglipung Tasikmalaya Basuh Kaki Orang Tua

Rabu, 23 Juli 2025 | 10:00 WIB
Watermark
Momen Haru Hari Anak Nasional, Ratusan Siswa SDN 3 Gununglipung Tasikmalaya Basuh Kaki Orang Tua. Foto: NewsTasikmalaya.com/Denden.

Suasana haru menyelimuti halaman Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Gununglipung, Kota Tasikmalaya, Rabu (23/7/2025) pagi. Ratusan siswa dari kelas 1 hingga 6 tampak antusias membawa baskom plastik dari rumah mereka.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Suasana haru menyelimuti halaman Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Gununglipung, Kota Tasikmalaya, Rabu (23/7/2025) pagi. Ratusan siswa dari kelas 1 hingga 6 tampak antusias membawa baskom plastik dari rumah mereka.

Bukan untuk bermain atau perlengkapan masak-masakan, melainkan untuk satu tujuan mulia, yakni membasuh kaki orang tua mereka, khususnya sang ibu tercinta.

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2025. Satu per satu, para siswa membungkuk di hadapan orang tua mereka yang duduk di kursi sederhana di depan kelas.

Dengan air jernih dalam baskom, mereka perlahan membasuh kaki ibu mereka, seraya menundukkan kepala, seolah menyampaikan rasa syukur dan permohonan maaf yang tak terucap.

Beberapa ibu tampak tak kuasa menahan haru. Ada yang memeluk anaknya erat-erat, ada pula yang meneteskan air mata, tersentuh oleh ketulusan hati sang anak. Pemandangan sederhana tapi sarat makna ini menjadi potret kekuatan cinta dan penghormatan dalam keluarga.

Kepala SDN 3 Gununglipung, Euis Dahniati, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kurikulum tahun ajaran 2025–2026, yang menekankan pentingnya pembentukan karakter peserta didik.

“Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter anak. Kami ingin siswa di SDN 3 Gununglipung memiliki akhlakul karimah. Melalui momen ini, kami ajarkan anak-anak untuk menghargai dan menyayangi orang tuanya,” ujar Euis.

Tak hanya pihak sekolah, apresiasi juga datang dari para orang tua. Yeni Restiani, salah seorang wali murid, mengaku terharu sekaligus bangga atas kegiatan tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Nilai-nilai norma dari leluhur kita perlu terus ditanamkan kepada anak-anak sejak dini. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa terus digelar,” ucapnya, sambil menyeka air mata.

Usai prosesi membasuh kaki, para siswa mendapat kejutan manis dari orang tua mereka, makanan favorit buatan rumah yang mereka sukai. Sementara pihak sekolah juga turut membagikan hadiah berupa alat tulis dan perlengkapan belajar.

Sebuah perayaan sederhana yang tak hanya merayakan Hari Anak Nasional, tetapi juga menanamkan makna kasih, bakti, dan karakter yang akan terus hidup di hati anak-anak itu kelak.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement