Ikuti Kami :

Disarankan:

Mortir Aktif Gegerkan Warga Pameungpeuk Garut, Sat Brimob Polda Jabar Lakukan Disposal

Senin, 08 September 2025 | 05:46 WIB
Mortir Aktif Gegerkan Warga Pameungpeuk Garut, Sat Brimob Polda Jabar Lakukan Disposal
Mortir Aktif Gegerkan Warga Pameungpeuk Garut, Sat Brimob Polda Jabar Lakukan Disposal. Foto: Instagram

Mortir tersebut kemudian diamankan oleh Unit Jibom Detasemen Jihandak Sat Brimob Polda Jawa Barat. Tim melakukan proses disposal atau pemusnahan di Blok Cibujal, Desa Paas, pada Minggu (7/9/2025).

GARUT, NewsTasikmalaya.com - Warga Kampung Leuwinanggung, Desa Paas, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, dikejutkan dengan penemuan sebuah mortir aktif berukuran sekitar 80 cm dengan diameter 15 cm saat melakukan penggalian tanah. Temuan ini sontak membuat panik masyarakat setempat karena berpotensi membahayakan keselamatan.

Mortir tersebut pertama kali ditemukan oleh Dedih (52), pemilik lahan, ketika sedang menggali pondasi rumah. Bersama dua warga lain, Lili (65) dan Aday (60), ia mendapati benda logam besar yang mencurigakan. Menyadari bentuknya mirip bahan peledak, mereka segera melaporkannya ke pihak kepolisian.

Polisi Amankan Lokasi

Kapolsek Pameungpeuk, Iptu Bangbang, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian. Polisi kemudian memasang garis pengaman di sekitar area temuan untuk mencegah warga mendekat.

“Mortir yang ditemukan warga masih dalam kondisi aktif sehingga berbahaya jika disentuh sembarangan. Kami segera berkoordinasi dengan tim penjinak bom Sat Brimob Polda Jabar,” ujar Iptu Bangbang.

Tim Jibom Sat Brimob Lakukan Pemusnahan

Mortir tersebut kemudian diamankan oleh Unit Jibom Detasemen Jihandak Sat Brimob Polda Jawa Barat. Tim melakukan proses disposal atau pemusnahan di Blok Cibujal, Desa Paas, pada Minggu (7/9/2025).

Proses pemusnahan berjalan lancar, aman, dan tidak menimbulkan dampak berbahaya. Dengan prosedur standar keamanan yang ketat, mortir berhasil dimusnahkan tanpa insiden.

Imbauan Kepolisian

Pihak kepolisian mengingatkan masyarakat agar selalu waspada jika menemukan benda asing yang menyerupai bahan peledak. Masyarakat diminta tidak memindahkan atau menyentuh benda tersebut, melainkan segera melaporkannya kepada aparat setempat.

“Keselamatan masyarakat adalah yang utama. Jika ada temuan serupa, segera laporkan. Jangan pernah mengambil risiko,” tegas Iptu Bangbang.

Penemuan Mortir Masih Terjadi di Jawa Barat

Kasus penemuan mortir dan sisa bahan peledak perang masih kerap ditemukan di sejumlah wilayah Jawa Barat, terutama di daerah pedesaan. Keberadaan benda berbahaya tersebut biasanya merupakan peninggalan masa konflik atau latihan militer di masa lalu.

Dengan adanya tindakan cepat dari aparat kepolisian dan tim Brimob, masyarakat Pameungpeuk kini bisa kembali beraktivitas dengan aman tanpa dihantui rasa khawatir.

 

 

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement