TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Suasana ngabuburit di Kota Tasikmalaya terasa berbeda dengan digelarnya kegiatan Ngabuburide Rodalink Tasikmalaya yang menghadirkan puluhan pecinta sepeda untuk bersepeda santai menjelang waktu berbuka puasa.
Kegiatan yang digelar pada 7 Maret 2026 tersebut berlangsung meriah dengan diikuti hampir 100 peserta yang memadati outlet Rodalink Tasikmalaya di Jalan Sutisna Senjaya No.93 A, Lengkongsari, Kota Tasikmalaya. Para peserta berkumpul untuk mengikuti kegiatan gowes santai sambil menunggu waktu berbuka puasa.
Marketing Communications Rodalink Indonesia, Regita Rahmanissa, mengatakan bahwa Ngabuburide merupakan agenda tahunan Rodalink Indonesia yang dilaksanakan secara serentak di berbagai kota selama bulan Ramadan.
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk menjaga semangat gaya hidup sehat di tengah masyarakat sekaligus mempererat kebersamaan para pesepeda.
“Ngabuburide menjadi wadah bagi para pesepeda untuk berkumpul dan menikmati aktivitas bersepeda sambil menunggu waktu berbuka puasa,” ujar Regita.
Yang membuat kegiatan Ngabuburide tahun 2026 ini semakin unik adalah tema bersepeda menggunakan kostum baju lebaran. Para peserta tampil kreatif mengenakan berbagai busana khas Hari Raya seperti gamis, baju koko, hingga outfit Lebaran yang dipadukan dengan sepeda favorit mereka.
Suasana pun terasa semakin meriah dan penuh tawa karena para peserta tampil dengan gaya yang unik dan menarik.
Kegiatan ini juga diikuti oleh sejumlah komunitas sepeda di Tasikmalaya seperti Tasik Urban Cyclists dan Sepeda Langki, serta banyak dihadiri oleh anak-anak muda yang antusias mengikuti kegiatan olahraga sekaligus bersosialisasi.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta menempuh rute sejauh 15 kilometer di dalam Kota Tasikmalaya dengan salah satu titik pemberhentian atau checkpoint di Tugu Asmaul Husna, Masjid Agung Kota Tasikmalaya.
Selain bersepeda, berbagai rangkaian acara turut memeriahkan kegiatan tersebut. Salah satu yang paling ditunggu adalah permainan Guess The Bike, di mana peserta harus menebak tipe sepeda Polygon hanya dengan meraba bagian sepeda sambil menutup mata.
Permainan ini sukses mengundang gelak tawa para peserta sekaligus menambah keseruan acara setelah menyelesaikan sesi gowes bersama.
Tak hanya itu, panitia juga memberikan penghargaan bagi peserta dengan kostum lebaran paling kreatif, sehingga suasana ngabuburide semakin semarak.
Regita berharap kegiatan seperti ini dapat terus menjadi wadah bagi para pecinta sepeda di Tasikmalaya untuk berkumpul, berbagi pengalaman, serta memperkuat semangat hidup sehat melalui aktivitas bersepeda.
“Kegiatan ini menjadi ruang bagi para pemuda untuk berekspresi, berbagi, dan melakukan kegiatan produktif melalui olahraga bersepeda,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan Ngabuburide menjadi bukti bahwa generasi muda di Tasikmalaya semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan tubuh serta lingkungan, namun tetap tampil trendy.
Selain Ngabuburide, Rodalink Indonesia juga menyiapkan program spesial lainnya menjelang lebaran, yaitu Mudik ke Pabrik Polygon. Program ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengikuti factory tour ke pabrik sepeda Polygon di Sidoarjo, Jawa Timur.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 26 Maret 2026 dan terbuka untuk masyarakat umum dengan usia minimal 18 tahun.
Melalui program ini, peserta dapat melihat secara langsung proses produksi sepeda Polygon sekaligus mengenal lebih dekat salah satu produk dalam negeri yang telah dikenal hingga pasar internasional.
Program ini juga menjadi bentuk apresiasi kepada para pesepeda di Indonesia yang selama ini turut mendukung gaya hidup sehat serta menjaga lingkungan melalui aktivitas bersepeda.