Ikuti Kami :

Disarankan:

Operasi SAR Ciwulan Berakhir, Korban Tenggelam Ditemukan Meninggal di Hari Ketiga Pencarian

Selasa, 17 Maret 2026 | 14:53 WIB
Watermark
Operasi SAR Ciwulan Berakhir, Korban Tenggelam Ditemukan Meninggal di Hari Ketiga Pencarian. Foto: Kristian.

Setelah dilaporkan hilang selama dua hari, pemancing yang terseret arus di Sungai Ciwulan Asta, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, akhirnya ditemukan. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal di aliran sungai kawasan Leuwiliang, Kecamatan Kawalu, tepatnya di dekat area objek wisata Arung Jeram (Cokmus) Kota Tasikmalaya pada Selasa (17/3/2026) siang.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Setelah dilaporkan hilang selama dua hari, pemancing yang terseret arus di Sungai Ciwulan Asta, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, akhirnya ditemukan. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal di aliran sungai kawasan Leuwiliang, Kecamatan Kawalu, tepatnya di dekat area objek wisata Arung Jeram (Cokmus) Kota Tasikmalaya pada Selasa (17/3/2026) siang.

Penemuan jasad korban mengakhiri proses pencarian intensif yang dilakukan tim SAR gabungan sejak peristiwa nahas itu terjadi pada Minggu (15/3/2026) sore. Plt Kalak BPBD Kota Tasikmalaya, Hanafi, mengonfirmasi bahwa identitas mayat yang ditemukan tersebut adalah pemancing yang sedang dicari.

"Iya betul, penemuan mayat hari ini seorang pemancing yang hilang. Untuk kejadiannya pada hari Minggu sore, dan ditemukan di Sungai Ciwulan," ujar Hanafi saat memberikan keterangan di lokasi penemuan.

Jasad korban ditemukan terombang-ambing di aliran sungai sekira pukul 13.30 WIB. Hanafi menjelaskan bahwa kondisi fisik korban saat ditemukan masih dalam keadaan utuh, bahkan perlengkapan memancingnya pun masih melekat.

"Baju juga masih ada, bahkan tempat ikannya juga masih ada dan ada ikannya di dalam. Ciri-cirinya mengenakan baju merah. Saat ini jenazah sedang diidentifikasi lebih lanjut di rumah sakit," tambahnya.

Lokasi penemuan jasad ini berjarak sekitar tiga kilometer dari titik awal korban dilaporkan hilang atau berada di antara pertemuan Sungai Ciwulan dan Cikunir. Hanafi menyebutkan bahwa penemuan korban pada hari ketiga pencarian merupakan hal yang sering terjadi dalam kasus orang tenggelam di aliran sungai tersebut.

Keberhasilan penemuan ini tidak lepas dari kerja keras tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, TNI-Polri, Satpol PP, relawan, hingga unsur organisasi mahasiswa (PMII). Seluruh personel telah disiagakan sejak hari pertama untuk menyisir aliran sungai yang dikenal memiliki arus cukup deras tersebut.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement