Ikuti Kami :

Disarankan:

Pabrik Kue Tambang di Cipedes Tasikmalaya Ludes Terbakar

Jumat, 27 Maret 2026 | 18:48 WIB
Pabrik Kue Tambang di Cipedes Tasikmalaya Ludes Terbakar
Pabrik Kue Tambang di Cipedes Tasikmalaya Ludes Terbakar. Foto: Istimewa

Sebuah pabrik kue tambang yang berlokasi di Jalan Leuwianyar, Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, dilanda kebakaran pada Jumat (27/3/2026) siang.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Sebuah pabrik kue tambang yang berlokasi di Jalan Leuwianyar, Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, dilanda kebakaran pada Jumat (27/3/2026) siang.

Kebakaran tersebut diduga dipicu oleh minyak goreng yang terlalu panas saat proses memasak, sehingga menimbulkan api yang kemudian membesar.

Koordinator Lapangan (Korlap) Damkar Kota Tasikmalaya, Hendrik Setiana, mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.05 WIB. Pihaknya menerima laporan beberapa menit kemudian, tepatnya pukul 13.09 WIB.

“Setelah menerima laporan, kami langsung berangkat pukul 13.12 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 13.25 WIB. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman,” ujar Hendrik.

Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 13.58 WIB, sementara proses pendinginan berlangsung hingga pukul 14.35 WIB.

Berdasarkan keterangan pemilik pabrik, lanjut Hendrik, kebakaran bermula saat proses memasak berlangsung. Wajan berisi minyak tiba-tiba terbakar karena suhu yang terlalu panas.

Pemilik bersama karyawan sempat berupaya memadamkan api. Namun, situasi justru memburuk ketika seorang warga mencoba membantu dengan menyiramkan air ke sumber api, yang menyebabkan api semakin membesar dan merambat ke bagian atap bangunan.

“Pemilik panik dan meminta bantuan warga untuk menghubungi Damkar. Objek yang terbakar meliputi tungku dan wajan, kemudian api merambat ke bagian dalam hingga atap bangunan,” jelasnya.

Ia menambahkan, penyebab utama kebakaran adalah minyak goreng yang terbakar lalu disiram air, sehingga memicu api semakin membesar.

“Luas area terbakar sekitar 9 x 14 meter persegi, dengan area terdampak meliputi ruang dalam dan atap bangunan,” tambahnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” pungkas Hendrik.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement