Ikuti Kami :

Disarankan:

Pembongkaran Pintu Air Gunung Mindi Cikalang Masih Dikaji, PUTR Tunggu Debit Air Surut

Sabtu, 04 April 2026 | 11:14 WIB
Pembongkaran Pintu Air Gunung Mindi Cikalang Masih Dikaji, PUTR Tunggu Debit Air Surut
Pembongkaran Pintu Air Gunung Mindi Cikalang Masih Dikaji, PUTR Tunggu Debit Air Surut. Foto: Istimewa

Rencana pembongkaran pintu air Gunung Mindi di Kelurahan Cikalang, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, hingga kini masih dalam tahap pengkajian oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Tasikmalaya.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Rencana pembongkaran pintu air Gunung Mindi di Kelurahan Cikalang, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, hingga kini masih dalam tahap pengkajian oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Tasikmalaya.

Kepala Dinas PUTR Kota Tasikmalaya, Hendra Budiman, menyampaikan bahwa langkah tersebut belum dapat dilakukan dalam waktu dekat karena harus mempertimbangkan sejumlah aspek teknis, terutama terkait aliran air ke area pesawahan dan kolam ikan milik warga di wilayah Cibeureum.

“Yang terpenting saat musim kemarau, aliran air ke pesawahan tetap terjaga. Selain itu, proses pembongkaran harus mempertimbangkan kondisi debit air yang saat ini masih cukup besar,” ujar Hendra, Sabtu (4/4/2026).

Ia menjelaskan, pihaknya bersama tim konsultan saat ini tengah melakukan pemetaan dan rekayasa teknis agar rencana pembongkaran tidak mengganggu dua jalur aliran air yang ada. Salah satu opsi yang dikaji adalah memperpanjang pilar serta memindahkan pintu penguras ke bagian pinggir guna mengantisipasi tingginya debit air.

Menurut Hendra, rencana pembongkaran pintu air tersebut diharapkan dapat menggunakan anggaran Bantuan Tidak Terduga (BTT), mengingat peristiwa ini berkaitan dengan bencana alam banjir yang sempat merendam puluhan rumah di kawasan Cikalang Pesantren akibat luapan Sungai Cikalang beberapa waktu lalu.

“Kami masih menyusun perencanaan dan akan melaporkannya ke pimpinan. Mudah-mudahan bisa masuk dalam anggaran BTT atau paling lambat pada perubahan anggaran, setelah hasil kajian selesai,” jelasnya.

Sebagai langkah penanganan jangka pendek, PUTR telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi pintu air Gunung Mindi pada Jumat (3/4/2026). Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil mengangkut tumpukan sampah yang tersangkut pada patok besi di area pintu air.

Hendra mengungkapkan, terdapat lima patok besi yang sebelumnya berfungsi menahan air saat musim kemarau, namun justru menjadi tempat tersangkutnya sampah sehingga menghambat aliran air.

“Patok besi tersebut kami cabut karena menjadi penyebab penumpukan sampah. Alhamdulillah, dalam waktu sekitar satu jam, debit air turun hingga 30 sentimeter,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga terus melakukan pemantauan terhadap pergerakan debit air dari pusat kota menuju pintu air Gunung Mindi guna mengantisipasi potensi banjir susulan, terutama saat terjadi hujan deras.

“Kami terus memantau kondisi debit air, apalagi saat hujan turun, agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement