Ikuti Kami :

Disarankan:

Pemkab Ciamis Bentuk Satgas Kawasan Tanpa Rokok, Fokus Penegakan Perda Nomor 4 Tahun 2021

Kamis, 23 Januari 2025 | 15:52 WIB
Pemkab Ciamis Bentuk Satgas Kawasan Tanpa Rokok, Fokus Penegakan Perda Nomor 4 Tahun 2021
Pemkab Ciamis Bentuk Satgas Kawasan Tanpa Rokok, Fokus Penegakan Perda Nomor 4 Tahun 2021. Foto: NewsTasikmalaya.com/Istimewa.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) sebagai upaya memperkuat penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2021 tentang Kawasan Tanpa Rokok.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) sebagai upaya memperkuat penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2021 tentang Kawasan Tanpa Rokok. 

Pembentukan ini dideklarasikan dalam acara Peningkatan Kapasitas Satgas KTR Tingkat Kabupaten di Aula Dinas Kesehatan Ciamis, pada Kamis (23/1/2025).

Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Dr. H. Andang Firman Triyadi, menyatakan bahwa kebijakan KTR telah memiliki perangkat hukum yang lengkap. 

"Semua perangkat hukum telah tersedia. Alhamdulillah, kini Satgas KTR telah terbentuk. Tinggal bagaimana kita semua berkomitmen untuk mengimplementasikannya," ujarnya.

Namun, Andang menekankan bahwa keberhasilan Perda ini membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Merokok mungkin sudah menjadi kebiasaan, tapi kita harus membatasi kebiasaan itu demi kesehatan bersama. Ini bukan soal pendapatan cukai, melainkan menjaga kesehatan masyarakat,” tambahnya.

Untuk mendukung penegakan Perda, pemerintah juga akan menyediakan ruang khusus merokok di beberapa area.

"Saya berharap masyarakat sadar dan mematuhi aturan ini serta saling mengingatkan jika ada pelanggaran," imbuh Andang.

Kabid P2P Dinas Kesehatan Ciamis, Edis Herdis, menjelaskan bahwa pihaknya akan terus meminimalkan area merokok melalui pemasangan tanda KTR, pengawasan, dan evaluasi.

Namun, ia mengakui tantangan seperti rendahnya kesadaran masyarakat dan keterbatasan fasilitas khusus merokok.

“Kami merekomendasikan penguatan lintas sektor, optimalisasi penegakan hukum, dan inovasi dalam kampanye berhenti merokok. Dukungan penuh dari pimpinan daerah dan peran aktif masyarakat sangat kami andalkan,” tegasnya.

Kasatpol PP Ciamis, Uga Yugaswara, menambahkan bahwa penegakan Perda akan dilakukan secara bertahap.

"Tahapan dimulai dari pembinaan, sosialisasi, hingga penindakan. Kami memastikan fasilitas KTR sudah memadai sebelum fokus pada pembinaan dan penindakan," jelasnya.

Anggota DPRD Ciamis, Mohamad Ijudin, menilai keberhasilan Perda ini tidak hanya bergantung pada pemerintah.

“Pengawasan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Semua elemen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat, harus aktif mendukung kebijakan ini,” ujarnya.

Senada dengan itu, Anggia Herfianti, anggota DPRD lainnya, menyoroti peran penting ibu-ibu dalam mendukung lingkungan bebas asap rokok. 

“Kesadaran semua pihak, terutama para ibu, sangat penting untuk menciptakan lingkungan sehat tanpa asap rokok,” katanya.

Pembentukan Satgas KTR diharapkan mampu mempercepat penerapan kawasan tanpa rokok di Ciamis sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan bersama.

Editor
Link Disalin