Ikuti Kami :

Disarankan:

Produk UMKM Warga Binaan Lapas Banjar Tembus Ritel Modern

Sabtu, 08 November 2025 | 15:20 WIB
Produk UMKM Warga Binaan Lapas Banjar Tembus Ritel Modern
Produk UMKM Warga Binaan Lapas Banjar Tembus Ritel Modern.

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjar terus mendorong kemandirian ekonomi para warga binaannya. Salah satu wujud nyatanya adalah peluncuran dan promosi produk unggulan UMKM hasil karya warga binaan berupa keripik singkong “Karpi Lanjar” yang kini mulai dipasarkan di ritel modern.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjar terus mendorong kemandirian ekonomi para warga binaannya. Salah satu wujud nyatanya adalah peluncuran dan promosi produk unggulan UMKM hasil karya warga binaan berupa keripik singkong “Karpi Lanjar” yang kini mulai dipasarkan di ritel modern.

“Kami ingin menunjukkan bahwa warga binaan juga bisa berkarya dan berkontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Kepala Lapas Banjar, Tutut Prasetyo melalui Kasubsi Giatjanya, Donny Irawan saat ditemui dalam kegiatan dan promosi di salah satu ritel modern di Banjar. Sabtu (8/11/2025).

Ia mengatakan keripik singkong “Karpi Lanjar” diproduksi langsung oleh warga binaan Lapas Banjar dengan bahan baku singkong lokal dari petani sekitar. Pada Oktober 2025, produksi mencapai sekitar 100 kilogram. Produk ini telah dipasarkan secara lokal hingga ke luar kota seperti Bandung dan kota lainnya.

“Untuk saat ini, kami fokus memperkenalkan produk ke masyarakat. Tapi ke depan, kami berharap bisa menembus pasar ekspor,” ujar Donny.

Kegiatan promosi ini merupakan hasil kolaborasi antara Lapas Banjar dan Dinas KUKMP Kota Banjar. Produk “Karpi Lanjar” kini resmi dipasarkan dan ditampilkan di etalase salah satu ritel modern di Banjar dan sekotarnya untuk membuka akses yang lebih luas kepada konsumen umum.

Langkah ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan dan Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pembinaan Warga Binaan. Tujuannya adalah membekali warga binaan dengan keterampilan dan semangat kewirausahaan sebagai bekal reintegrasi sosial.

Pihak Lapas berharap kegiatan ini menjadi pemantik semangat produktivitas dan kreativitas warga binaan.

“Kami ingin mereka punya harapan baru. Produk ini adalah bukti bahwa dari balik jeruji pun, karya berkualitas bisa lahir,” ujar Donny.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement