Ikuti Kami :

Disarankan:

Rehabilitasi Stadion Wiradadaha Belum Jadi Prioritas Pemprov, Viman Alfarizi Lirik Skema Kerja Sama Swasta

Senin, 27 April 2026 | 09:41 WIB
Rehabilitasi Stadion Wiradadaha Belum Jadi Prioritas Pemprov, Viman Alfarizi Lirik Skema Kerja Sama Swasta
Rehabilitasi Stadion Wiradadaha Belum Jadi Prioritas Pemprov, Viman Alfarizi Lirik Skema Kerja Sama Swasta. Foto: Kristian.

Rencana rehabilitasi Stadion Wiradadaha pada tahun 2026 oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat hingga kini belum menemui titik terang terkait kepastian anggaran. Meskipun Detail Engineering Design (DED) telah rampung pada akhir 2025, proyek ini dilaporkan belum masuk dalam daftar prioritas pembangunan provinsi untuk tahun mendatang.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Rencana rehabilitasi Stadion Wiradadaha pada tahun 2026 oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat hingga kini belum menemui titik terang terkait kepastian anggaran. Meskipun Detail Engineering Design (DED) telah rampung pada akhir 2025, proyek ini dilaporkan belum masuk dalam daftar prioritas pembangunan provinsi untuk tahun mendatang.

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadan, mengungkapkan bahwa fokus anggaran Pemprov Jabar untuk tahun 2026 dan 2027 masih tertuju pada sektor infrastruktur jalan, kesehatan, irigasi, serta penanganan bencana dan sampah.

"Memang untuk prioritas Pak Gubernur di 2026 itu fokus di jalan dan belum ada bantuan keuangan (bankeu) untuk stadion. Tahun 2027 juga masih berfokus pada kesehatan, jalan lingkungan, irigasi, hingga masalah sampah," ujar Viman, Senin (27/4/2026) pagi.

Meski bantuan dari provinsi belum turun, Viman menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tasikmalaya tidak akan tinggal diam. Saat ini, pihaknya tengah mengkaji potensi bisnis di kawasan Stadion Wiradadaha untuk menarik minat investor atau pihak ketiga melalui skema kerja sama.

"Kita sedang menganalisa ruang bisnisnya agar bisa menggaet pihak ketiga. Kita kaji benefitnya, mulai dari pengelolaan stadion, penyediaan tenant, fasilitas mini soccer, hingga pengelolaan parkir," jelas Viman.

Viman mengibaratkan ikhtiar ini seperti "banyak jalan menuju Roma". Sambil tetap menjalin progres dengan pihak provinsi, Pemkot Tasikmalaya aktif membuka peluang kemitraan dengan sektor swasta agar renovasi stadion kebanggaan warga Tasikmalaya ini tetap berjalan.

Sembari menunggu skema pembiayaan besar, Viman telah menginstruksikan Disporabudpar dan UPTD Dadaha untuk melakukan penataan ulang fungsi kawasan secara mandiri. Fokus utama saat ini adalah merapikan tata lokasi antara area olahraga, tempat berkumpul masyarakat, dan kantong parkir agar perputaran ekonomi di Dadaha tetap berjalan optimal.

Terpisah, Kepala UPTD Dadaha, Dadang Ismail, mengonfirmasi bahwa dokumen teknis DED stadion memang sudah diselesaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) pada akhir tahun 2025 lalu. Namun, ia mengakui hingga saat ini belum ada jadwal pasti kapan pelaksanaan fisik rehabilitasi akan dimulai.

"Untuk pecinta olahraga, mari tetap optimistis. Kita terus berusaha agar Dadaha menjadi tempat olahraga yang representatif. Saat ini UPTD dan Dispora sedang fokus menata fungsi kawasan agar tetap nyaman digunakan," pungkas Viman.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement