Ikuti Kami :

Disarankan:

Wakil Wali Kota Diky Candra: Indonesia Masih Membutuhkan Pahlawan di Berbagai Bidang

Senin, 10 November 2025 | 13:25 WIB
Wakil Wali Kota Diky Candra: Indonesia Masih Membutuhkan Pahlawan di Berbagai Bidang
Wakil Wali Kota Diky Candra: Indonesia Masih Membutuhkan Pahlawan di Berbagai Bidang.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, menilai bahwa Indonesia saat ini masih memerlukan sosok-sosok pahlawan baru yang berjuang di berbagai bidang kehidupan. Hal tersebut disampaikannya usai mengikuti Upacara Peringatan Hari Pahlawan tingkat Kota Tasikmalaya di Bale Kota, Senin (10/11/2025) pagi.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, menilai bahwa Indonesia saat ini masih memerlukan sosok-sosok pahlawan baru yang berjuang di berbagai bidang kehidupan. Hal tersebut disampaikannya usai mengikuti Upacara Peringatan Hari Pahlawan tingkat Kota Tasikmalaya di Bale Kota, Senin (10/11/2025) pagi.

“Indonesia masih butuh pahlawan-pahlawan lain dalam bentuk yang berbeda dengan pahlawan di zaman kemerdekaan,” ujar Diky.

Menurutnya, makna kepahlawanan tidak hanya terbatas pada perjuangan bersenjata, tetapi juga dapat diwujudkan melalui pengabdian di bidang pendidikan, pemerintahan, dan kehidupan sosial masyarakat.

“Di sekolah, anak muda bisa jadi pahlawan lewat ilmu. Di pemerintahan, pegawai bisa jadi pahlawan dengan menjalankan tugas sesuai tupoksinya. Begitu juga di masyarakat, setiap orang bisa jadi pahlawan dengan perannya masing-masing,” jelasnya.

Diky mencontohkan bahwa langkah kecil tetapi berdampak besar dapat menjadi bentuk nyata dari semangat kepahlawanan.

“Contoh kecil seperti Pak Purbaya, yang punya ide menghapus tiga nol dalam nilai mata uang. Kalau itu berhasil, tentu bisa mengurangi potensi korupsi di sektor perbankan. Itu juga bentuk kepahlawanan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Diky menegaskan bahwa masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjadi pahlawan di lingkungan pemerintahan, salah satunya dengan berani melaporkan praktik tidak benar di birokrasi.

“Masyarakat bisa jadi pahlawan kalau berani melaporkan, misalnya ada isu jual beli jabatan. Kalau terbukti, ya kita bongkar. Tapi tentu, kita negara hukum, semua harus berdasarkan bukti dan saksi,” tegasnya.

Diky berharap semangat kepahlawanan terus hidup dalam diri setiap warga, agar cita-cita bangsa menuju Indonesia yang lebih adil dan sejahtera dapat terwujud.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement