Ikuti Kami :

Disarankan:

Warga Tasikmalaya Serbu SPBU Akibat Isu BBM Naik 1 April, Pertamina: Info Tidak Valid dan Jangan Panic Buying

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:24 WIB
Watermark
Warga Tasikmalaya Serbu SPBU Akibat Isu BBM Naik 1 April, Pertamina: Info Tidak Valid dan Jangan Panic Buying.

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya infografis yang menyebutkan adanya lonjakan drastis harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai 1 April 2026. Kabar burung ini memicu fenomena panic buying, di mana masyarakat berbondong-bondong mendatangi SPBU untuk mengisi penuh tangki kendaraan mereka.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya infografis yang menyebutkan adanya lonjakan drastis harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai 1 April 2026. Kabar burung ini memicu fenomena panic buying, di mana masyarakat berbondong-bondong mendatangi SPBU untuk mengisi penuh tangki kendaraan mereka.

Pantauan di beberapa SPBU di Kota Tasikmalaya pada Selasa (31/3/2026) menunjukkan terjadinya antrean panjang kendaraan. Salah seorang warga, Maman Suryaman (34), mengaku sengaja mengantre di SPBU Jalan R.E. Martadinata setelah melihat informasi kenaikan harga tersebut di media sosial.

"Sengaja isi penuh tangki motor buat antisipasi kalau besok benar-benar naik. Saya lihat infografisnya di medsos, katanya harganya mau melonjak tajam," ujar Maman di lokasi.

Maman berharap informasi kenaikan harga tersebut, terutama untuk BBM subsidi, tidaklah benar. Menurutnya, kenaikan harga BBM akan berdampak luas pada harga kebutuhan pokok lainnya. "Kalau naik pasti merembet ke mana-mana, harga-harga pasar juga pasti ikut naik," keluhnya.

Menanggapi situasi ini, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional JBB PT Pertamina Patra Niaga, Susanto August Satria, memberikan klarifikasi tegas. Ia menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai perubahan harga BBM per 1 April 2026.

"Informasi proyeksi kenaikan harga BBM yang beredar tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan. Sampai saat ini, belum ada pengumuman resmi mengenai harga per 1 April 2026," tegas Susanto dalam keterangannya, Selasa sore.

Susanto mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas sumbernya. Ia menyarankan warga untuk selalu mengecek informasi valid melalui saluran resmi di situs www.pertamina.com atau kanal komunikasi resmi Pertamina lainnya.

"Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat memastikan stok BBM aman dan mencukupi kebutuhan energi masyarakat. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panic buying dan tetap menggunakan BBM sesuai kebutuhan," pungkas Susanto.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement