Ikuti Kami :

Disarankan:

3 Wisatawan Hilang Terseret Ombak di Pantai Karangpapak Garut, Tim SAR Lakukan Pencarian

Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:13 WIB
3 Wisatawan Hilang Terseret Ombak di Pantai Karangpapak Garut, Tim SAR Lakukan Pencarian
3 Wisatawan Hilang Terseret Ombak di Pantai Karangpapak Garut, Tim SAR Lakukan Pencarian. Foto: Ilustrasi

Tiga wisatawan dilaporkan hilang setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Karangpapak Santolo, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Selasa (25/8/2026).

GARUT, NewsTasikmalaya.com – Tiga wisatawan dilaporkan hilang setelah terseret ombak saat berenang di kawasan Pantai Karangpapak Santolo, Desa Cikelet, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Selasa (25/8/2026).

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 11.45 WIB dan langsung memicu operasi pencarian oleh tim gabungan yang melibatkan Basarnas, kepolisian, serta unsur terkait lainnya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana, mengatakan laporan kejadian diterima pihaknya pada pukul 15.27 WIB. Setelah memperoleh informasi dan melakukan verifikasi, tim penyelamat segera diterjunkan ke lokasi untuk membantu proses pencarian korban.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula ketika salah seorang wisatawan bernama Ardi M. Nababan (27) tengah berenang di area pantai. Saat berada di laut, korban diduga terseret arus dan ombak yang cukup kuat.

Melihat rekannya dalam bahaya, dua wisatawan lainnya berusaha memberikan pertolongan. Namun upaya penyelamatan tersebut justru berujung petaka karena keduanya ikut terbawa arus ke tengah laut.

Ketiga korban yang dilaporkan hilang diketahui bernama Irfan Nababan (18), Murdani Siahaan (18), dan Ardi M. Nababan (27). 

Hingga berita ini ditulis, ketiga wisatawan tersebut masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.

Pos SAR Tasikmalaya Kerahkan Tim Rescue

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Bandung segera berkoordinasi dengan Pos SAR Tasikmalaya dan Polairud Santolo guna memastikan kondisi di lokasi kejadian.

Setelah informasi dinyatakan valid, sebanyak empat personel penyelamat dari Pos SAR Tasikmalaya langsung diberangkatkan menuju Pantai Karangpapak Santolo.

Tim bergerak menggunakan satu unit kendaraan rescue dengan membawa perlengkapan SAR air, perangkat komunikasi, serta alat pelindung diri untuk mendukung operasi pencarian.

“Tim rescue dari Pos SAR Tasikmalaya diberangkatkan sekitar pukul 15.35 WIB menuju lokasi kejadian dengan jarak tempuh darat kurang lebih 120 kilometer,” ujar Ade Dian Permana.

Pencarian Disesuaikan Kondisi Cuaca dan Gelombang

Setibanya di lokasi, tim SAR gabungan akan melakukan koordinasi dengan unsur yang telah lebih dulu berada di lapangan sebelum memulai pencarian secara intensif.

Operasi pencarian dilakukan dengan memperhatikan kondisi cuaca, tinggi gelombang, kekuatan arus laut, serta faktor keselamatan petugas di lapangan.

Tim SAR menegaskan bahwa keselamatan personel menjadi prioritas utama selama proses pencarian berlangsung.

Adapun unsur yang terlibat dalam operasi SAR antara lain Basarnas Pos SAR Tasikmalaya, Polsek Cikelet, dan Polairud Santolo Garut.

Wisatawan Diimbau Waspada Saat Beraktivitas di Pantai

Menyusul kejadian tersebut, Basarnas mengingatkan masyarakat dan wisatawan agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat melakukan aktivitas di kawasan pantai maupun laut.

Pengunjung diminta memperhatikan kondisi cuaca, gelombang, dan arus sebelum berenang, serta mematuhi seluruh imbauan yang disampaikan petugas maupun pengelola objek wisata.

“Jangan memaksakan diri berenang apabila kondisi laut tidak memungkinkan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama saat berwisata di pantai,” tegas Ade.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keindahan pantai juga menyimpan potensi bahaya yang harus diwaspadai, terutama saat kondisi ombak dan arus laut sedang tidak bersahabat.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement