Ikuti Kami :

Disarankan:

Atasi Dampak Kekeringan, Polres Banjar Salurkan 10 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Binangun

Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:33 WIB
Atasi Dampak Kekeringan, Polres Banjar Salurkan 10 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Binangun
Atasi Dampak Kekeringan, Polres Banjar Salurkan 10 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Binangun. Foto: Sukirman.

Polres Banjar bersama PMI dan BPBD menyalurkan 10 ribu liter air bersih untuk membantu warga Dusun Pangasinan, Desa Binangun, yang mengalami kekeringan sumur sejak sebulan terakhir.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Polres Banjar kembali menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 10 ribu liter bagi warga terdampak kekeringan di Dusun Pangasinan, Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Rabu (5/8/2026). Air bersih tersebut diangkut menggunakan mobil armada tangki untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat setempat.

Kapolres Banjar, AKBP Didi Dewantoro, menyampaikan bahwa aksi kepedulian sosial ini digelar melalui sinergi bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banjar dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar.

"Penyaluran air bersih ini merupakan hasil kolaborasi bersama PMI dan BPBD untuk merespons krisis air di masyarakat. Bantuan ini merupakan penanganan lanjutan yang sebelumnya menyasar warga Desa Binangun di RT 10 dan RT 14, dan hari ini kita tuntaskan penyalurannya," ujar AKBP Didi Dewantoro kepada awak media, Rabu (5/8/2026).

AKBP Didi juga mengimbau bagi warga di wilayah Kota Banjar yang mengalami krisis air bersih agar tidak ragu mengajukan permohonan bantuan melalui layanan posko darurat BPBD, PMI, atau menghubungi Layanan Hotline 110 Polres Banjar.

Salah seorang warga penerima bantuan air bersih, Siti Munawaroh, mengutarakan rasa terima kasihnya kepada Polres Banjar beserta instansi terkait yang bergerak cepat memasok salah satu kebutuhan vital warga.

Siti menceritakan, warga RT 12 Dusun Pangasinan sudah mulai mengalami krisis air bersih sejak satu bulan terakhir akibat kemarau panjang yang membuat debit air sumur warga mengering total.

"Alhamdulillah, kami sangat senang mendapatkan bantuan air bersih ini. Biasanya warga mengandalkan sumur timba, tetapi sejak satu bulan lalu sumurnya sudah kering tidak ada airnya," ungkap Siti.

Siti menambahkan, selama sumur mengering dan bantuan belum tiba, warga terpaksa merogoh kocek lebih dalam untuk membeli air bersih kemasan galon guna memenuhi kebutuhan memasak serta minum. Merekapun mengaku sebenarnya sudah menjadi pelanggan Perumdam Tirta Anom Kota Banjar, namun debit air yang mengalir ke permukiman mereka belakangan kurang lancar.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement