Ikuti Kami :

Disarankan:

Terpilih Secara Aklamasi, H. Nurul Awalin Resmi Nahkodai DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya

Jumat, 18 September 2026 | 18:54 WIB
Terpilih Secara Aklamasi, H. Nurul Awalin Resmi Nahkodai DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya
Terpilih Secara Aklamasi, H. Nurul Awalin Resmi Nahkodai DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya. Foto: NewsTasikmalaya.com/Kristian.

H. Nurul Awalin terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya pada Musda V (18/9/2026). Ia targetkan konsolidasi kader dan 10 kursi di 2029.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – H. Nurul Awalin resmi menahkodai DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya untuk periode 2025–2030. Kepastian tersebut diperoleh usai mantan Ketua DPRD Kota Tasikmalaya ini terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) V DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya yang digelar di Ballroom Hotel Harmoni Tasikmalaya, Jumat (18/9/2026) sore.

Musda V ini dibuka secara langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Daniel Mutaqien. Acara ini turut dihadiri pengurus DPD Golkar Jabar, Ketua DPD Golkar Kota Tasikmalaya terdahulu H. Muhammad Yusuf, jajaran kader, serta organisasi sayap/hasta karya Golkar.

Hadir pula di lokasi acara Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra, Sekda Asep Goparullah, pimpinan DPRD Kota Tasikmalaya, serta para ketua partai politik se-Kota Tasikmalaya.

Dalam sambutan pertamanya usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, H. Nurul Awalin menyampaikan rasa syukur mendalam atas amanah yang dipercayakan kepadanya.

"Bersyukur karena ditakdirkan jadi Ketua DPD Golkar Kota Tasikmalaya," ucap H. Nurul Awalin di hadapan ratusan kader yang hadir.

Dengan nada berseloroh, ia sempat berseloroh bahwa amanah memimpin partai di usianya yang telah menginjak kepala lima terbilang cukup terlambat dibanding saat ia masih berusia lebih muda.

"Saya merasa hari ini itu terlambat jadi Ketua DPD. Karena usia saya sudah di atas 50, di DPRD sudah ke lima. Jadi lamun dina TikTok mah kahayang sudah terlalu tidak banyak, beda dengan 10 tahun lalu, saya masih muda, di DPRD saya masih haus kalau dulu," selorohnya yang disambut gelak tawa dan tepuk tangan riuh para peserta Musda.

Di wawancara terpisah bersama awak media, Nurul menilai jalannya Musda V berlangsung sangat efektif tanpa mengesampingkan nilai-nilai demokrasi.

"Ya saya pikir efektif, efisiensi dan simpel, tapi tidak kehilangan makna. Makna demokratisnya, makna konsolidasi kadernya dan yang lainnya dapat," ucapnya.

Mengenai pernyataannya terkait keterlambatan menjabat ketua, ia meluruskan bahwa konteks tersebut murni karena faktor usia, bukan berkaitan dengan momentum pencalonan Wali Kota.

"Dari segi umur. Dari muda kan lebih baik. Kalau sekarang ada yang lebih baik silakan, kenapa tidak," terangnya.

Menghadapi agenda politik ke depan, Nurul menegaskan kesiapannya untuk mengejar target 10 kursi legislatif pada Pemilu 2029 sesuai dengan arahan Ketua DPD Golkar Jabar.

"Ya kita usahakan. Kita usahakan dengan tiga langkah. Langkah pertama konsolidasi kader, cari caleg-caleg yang mumpuni, yang ketiganya turun semua ke masyarakat," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Steering Committee (SC) Musda V DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya, Eries Hermawan, menegaskan seluruh prosesi Musda telah berjalan secara sah dan sesuai dengan AD/ART partai.

"Dan tidak mengurangi dari nilai-nilai demokratis, dan yang lainnya. Meski calonnya satu, tapi kita lalui sesuai dengan aturan, dari mulai sidang-sidang, bahkan berkasnya juga semua kita tandatangani," pungkas Eries.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement