Ikuti Kami :

Disarankan:

Banjir Sungai Cikalang Rendam Puluhan Rumah, Enan Suherlan Dorong Pemeliharaan Pintu Air Gunung Mindi

Senin, 06 April 2026 | 21:42 WIB
Banjir Sungai Cikalang Rendam Puluhan Rumah, Enan Suherlan Dorong Pemeliharaan Pintu Air Gunung Mindi
Banjir Sungai Cikalang Rendam Puluhan Rumah, Enan Suherlan Dorong Pemeliharaan Pintu Air Gunung Mindi.

Anggota Fraksi PAN DPRD Kota Tasikmalaya, Enan Suherlan, melakukan peninjauan langsung ke wilayah terdampak banjir di Kampung Cikalang Pesantren, Sabtu (4/4/2026). Langkah ini diambil guna menyerap aspirasi warga Dapil 1 (Cihideung, Tawang, Bungursari) yang rumahnya terendam luapan Sungai Cikalang pada Kamis malam sebelumnya.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Anggota Fraksi PAN DPRD Kota Tasikmalaya, Enan Suherlan, melakukan peninjauan langsung ke wilayah terdampak banjir di Kampung Cikalang Pesantren, Sabtu (4/4/2026). Langkah ini diambil guna menyerap aspirasi warga Dapil 1 (Cihideung, Tawang, Bungursari) yang rumahnya terendam luapan Sungai Cikalang pada Kamis malam sebelumnya.

Dalam peninjauannya, Enan menyaksikan sisa-sisa material banjir yang sempat merendam puluhan rumah warga. Menurutnya, intensitas luapan air kali ini merupakan salah satu yang terparah dalam sejarah wilayah tersebut.

"Saya survei lokasi dan ternyata luapannya luar biasa sampai setinggi tembok depan rumah. Ini baru pertama kali dalam sejarah banjir meluap sedalam ini," ujar Enan Suherlan saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (6/4/2026) malam.

Enan menyoroti kendala teknis yang menjadi pemicu air tidak mengalir dengan baik ke saluran pembuangan. Ia menemukan adanya kerusakan pada putaran Pintu Air Gunung Mindi yang menghambat laju air saat debit sungai meningkat tajam.

"Saya meminta kepada OPD terkait agar senantiasa melakukan pemeliharaan di Pintu Air Gunung Mindi. Hilangnya fungsi putaran pintu air tersebut membuat air Sungai Cikalang tertahan dan akhirnya masuk ke pemukiman warga," tegasnya.

Lebih lanjut, Enan menekankan bahwa penanganan banjir di Kota Tasikmalaya harus dilakukan secara komprehensif dari hulu ke hilir. Ia mendorong adanya koordinasi lintas sektoral, termasuk dengan pihak Pemerintah Provinsi Jawa Barat jika terdapat area yang menjadi kewenangan provinsi.

"Ini PR yang kompleks. Tidak cukup hanya membangun fisik, tapi pemeliharaan existing harus optimal. Normalisasi harus dilakukan dari hulu ke hilir. Jika ada wilayah yang menjadi kewenangan provinsi, Pemkot tinggal melakukan koordinasi," tambahnya.

Meski menyoroti masalah infrastruktur, Enan memberikan apresiasi tinggi terhadap gerak cepat Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui BPBD, Dinas PUTR, dan instansi lainnya dalam menangani dampak bencana.

"Warga sangat mengapresiasi kesigapan BPBD dan kehadiran Pak Wali Kota di lapangan. Proses penyedotan air menggunakan mesin pompa BPBD sangat membantu warga sehingga air cepat surut. Bantuan logistik juga sudah mulai masuk bagi warga yang terdata," pungkas Enan.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement