Ikuti Kami :

Disarankan:

Belum Ada One Way di Jalur Gentong, Kapolres Tasikmalaya Kota Sebut Arus Masih Terkendali

Rabu, 18 Maret 2026 | 15:54 WIB
Belum Ada One Way di Jalur Gentong, Kapolres Tasikmalaya Kota Sebut Arus Masih Terkendali
Belum Ada One Way di Jalur Gentong, Kapolres Tasikmalaya Kota Sebut Arus Masih Terkendali. Foto: Kristian.

Situasi arus lalu lintas di wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota terpantau masih relatif lancar pada H-3 Hari Raya Idulfitri 2026. Meski terjadi kepadatan di beberapa titik krusial, aliran kendaraan pemudik menuju arah timur dilaporkan masih dapat bergerak dengan kecepatan stabil.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Situasi arus lalu lintas di wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota terpantau masih relatif lancar pada H-3 Hari Raya Idulfitri 2026. Meski terjadi kepadatan di beberapa titik krusial, aliran kendaraan pemudik menuju arah timur dilaporkan masih dapat bergerak dengan kecepatan stabil.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Andi Purwanto, menjelaskan bahwa berdasarkan data hingga pukul 14.00 WIB, tercatat sebanyak 24 ribu kendaraan telah melintasi jalur arteri tersebut. Kepadatan mulai terlihat di beberapa area, terutama pada sore hari akibat aktivitas masyarakat lokal.

"Untuk hari ini terhitung jam 14.00 WIB, kendaraan sudah mencapai 24 ribu. Memang terjadi kepadatan, terutama sore hari, khususnya di wilayah Ciawi karena ada kegiatan masyarakat. Namun, secara umum arus lalu lintas masih lancar dan kendaraan masih bisa melaju di kecepatan 40 kilometer per jam," ujar AKBP Andi saat meninjau kondisi di Pos Letter U Gentong, Rabu (18/3/2026) siang.

Meskipun volume kendaraan terus merangkak naik, Andi menyatakan pihak kepolisian belum bisa memastikan kapan persisnya puncak arus mudik akan terjadi. Namun, ia memprediksi lonjakan signifikan akan mulai terasa pada malam hari ini.

"Kita belum bisa pastikan, namun kemungkinan nanti malam akan kembali terjadi peningkatan arus kendaraan pemudik," ucapnya.

Guna mengantisipasi potensi kemacetan parah, Polres Tasikmalaya Kota telah menyiapkan berbagai strategi pengamanan. Andi menegaskan adanya penambahan personel di titik-titik rawan serta penyiapan skema rekayasa lalu lintas agar arus dari barat menuju timur tetap mengalir.

Hingga berita ini diturunkan, Jalur Arteri Selatan Jawa Barat di wilayah Tasikmalaya belum menerapkan sistem satu arah atau one way.

"Untuk one way di jalur ini belum kami berlakukan, meskipun secara nasional di jalur tol sudah diterapkan," pungkasnya.

Pihak kepolisian terus mengimbau para pemudik untuk tetap bersabar dan mengikuti arahan petugas di lapangan guna menjaga kelancaran dan keselamatan bersama selama perjalanan mudik 2026.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement