Ikuti Kami :

Disarankan:

BPBD Kota Tasikmalaya Tangani Pohon Tumbang Timpa Atap Ruang Guru SDN Margamulya

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:31 WIB
BPBD Kota Tasikmalaya Tangani Pohon Tumbang Timpa Atap Ruang Guru SDN Margamulya
BPBD Kota Tasikmalaya Tangani Pohon Tumbang Timpa Atap Ruang Guru SDN Margamulya. Foto: Istimewa

BPBD Kota Tasikmalaya menangani pohon besar yang tumbang dan menimpa atap ruang guru di SDN Margamulya, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, pada Kamis (5/3/2026) siang.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya menangani pohon besar yang tumbang dan menimpa atap ruang guru di SDN Margamulya, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, pada Kamis (5/3/2026) siang.

Petugas BPBD langsung melakukan evakuasi dan pemangkasan pohon yang menimpa bangunan sekolah tersebut.

“Alhamdulillah tadi sudah kita tangani dan sudah selesai dipangkas pohon yang menimpa atap ruang guru di SDN Margamulya,” kata salah seorang petugas BPBD Kota Tasikmalaya, Yanto Ibra.

Menurut Yanto, pohon jenis Arba tersebut tumbang setelah wilayah setempat diguyur hujan deras yang disertai angin kencang pada Rabu (4/3/2026).

Akibat kejadian tersebut, atap ruang guru di SDN Margamulya mengalami kerusakan setelah tertimpa batang pohon berukuran besar.

Ia menjelaskan, proses evakuasi baru dapat dilakukan pada Kamis siang karena BPBD sebelumnya harus menangani sejumlah kejadian pohon tumbang lainnya di berbagai lokasi di Kota Tasikmalaya.

“Evakuasi baru dilakukan hari ini karena sebelumnya banyak kejadian pohon tumbang di beberapa titik, sehingga penanganan di sekolah ini baru bisa dilaksanakan,” ungkapnya.

Dalam proses penanganan tersebut, tim BPBD dari Regu 1 berhasil mengevakuasi pohon dalam waktu relatif singkat.

“Penanganan sekitar satu jam. Ada lima petugas yang turun ke lokasi dengan menggunakan lima unit gergaji mesin (senso) untuk memotong pohon tersebut,” ujarnya.

Yanto mengungkapkan, petugas sempat menghadapi sejumlah kendala saat melakukan evakuasi. Selain ukuran pohon yang sangat besar, lokasi kejadian juga dipenuhi tanaman salak sehingga menyulitkan akses petugas.

“Pohonnya besar dengan diameter sekitar 2,5 meter dan panjang sekitar 30 sampai 40 meter. Selain itu, banyak tanaman salak sehingga akses cukup sulit. Tapi Alhamdulillah semuanya bisa ditangani dengan baik,” pungkasnya.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement