Ikuti Kami :

Disarankan:

Cegah Stunting, Disdukcapil Ciamis Perkuat Pembinaan Posyandu dan Validasi Data Kependudukan di Cijeungjing

Senin, 24 Agustus 2026 | 15:18 WIB
Cegah Stunting, Disdukcapil Ciamis Perkuat Pembinaan Posyandu dan Validasi Data Kependudukan di Cijeungjing
Cegah Stunting, Disdukcapil Ciamis Perkuat Pembinaan Posyandu dan Validasi Data Kependudukan di Cijeungjing.

Disdukcapil Kabupaten Ciamis memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui pembinaan dan pemantauan Bulan Penimbangan Balita di delapan Posyandu Kecamatan Cijeungjing.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com — Pemerintah Kabupaten Ciamis terus memperkuat strategi pencegahan dan percepatan penurunan angka stunting melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satu langkah konkret ditunjukkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ciamis dengan menerjunkan tim pembina ke Posyandu di wilayah Kecamatan Cijeungjing.

Sebagai salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pembina, Disdukcapil memantau langsung pelaksanaan Bulan Penimbangan Balita dan Pemberian Vitamin A yang digelar secara bertahap di delapan Posyandu se-Kecamatan Cijeungjing sejak 12 hingga 19 Agustus 2026.

Delapan Posyandu tersebut meliputi Posyandu Cempaka 1 (Desa Kertaharja), Posyandu Anggadea (Desa Cijeungjing), Posyandu Anggrek I (Desa Dewasari), Posyandu Karang Asih I (Desa Karangkamulyan), Posyandu Kenanga (Desa Karanganyar), Posyandu Sugihmukti (Desa Handapherang), Posyandu Dahlia (Desa Ciharalang), dan Posyandu Cahaya Mekar (Desa Kertabumi).

Dalam kegiatan tersebut, para kader melayani penimbangan berat badan, pengukuran tinggi/panjang badan, pemantauan kurva tumbuh kembang, hingga pembagian Vitamin A.

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Ciamis, Hj. Kania Ernawati Herdiat, menegaskan peran vital Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat akar rumput.

“Posyandu bukan hanya tempat penimbangan balita, tetapi menjadi bagian penting dalam memastikan tumbuh kembang anak terpantau dengan baik. Karena itu, kolaborasi seluruh unsur sangat diperlukan agar setiap anak mendapatkan perhatian dan pelayanan yang sesuai,” ujar Hj. Kania Ernawati Herdiat.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kabupaten Ciamis, Yayan Muhammad Supyan, menyampaikan bahwa pendampingan ini bertujuan menyelaraskan antara akurasi data kependudukan dan pelayanan dasar masyarakat.

“Data yang akurat merupakan salah satu fondasi dalam menentukan sasaran program pemerintah. Karena itu, Disdukcapil siap bersinergi dengan Posyandu, pemerintah desa, kecamatan, Puskesmas, dan seluruh unsur terkait agar pelayanan kepada masyarakat dapat semakin tepat sasaran,” ungkap Yayan, Senin (24/8/2026).

Yayan menambahkan, penanganan stunting memerlukan pendekatan holistik. Intervensi tidak hanya berfokus pada asupan gizi dan medis, tetapi juga bertumpu pada tata kelola administrasi kependudukan yang tertib dan terintegrasi.

Sinergi berkelanjutan antara Disdukcapil, TP PKK, Puskesmas, hingga kader tingkat desa ini diharapkan dapat mengoptimalkan fungsi Posyandu dalam menekan angka stunting secara signifikan di Kabupaten Ciamis.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement