Ikuti Kami :

Disarankan:

Dampak Kemarau Mulai Terasa, Warga Dataran Tinggi Desa Beber Ciamis Krisis Air Bersih

Senin, 14 September 2026 | 15:21 WIB
Dampak Kemarau Mulai Terasa, Warga Dataran Tinggi Desa Beber Ciamis Krisis Air Bersih
Dampak Kemarau Mulai Terasa, Warga Dataran Tinggi Desa Beber Ciamis Krisis Air Bersih.

Warga dataran tinggi Desa Beber Cimaragas Ciamis alami krisis air bersih akibat kemarau (14/9/2026). BPBD dan PMI rutin suplai air bersih sembari tunggu proyek JIAT BBWS.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Musim kemarau mulai berdampak signifikan terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Ciamis. Kondisi ini salah satunya melanda warga yang bermukim di kawasan dataran tinggi Desa Beber, Kecamatan Cimaragas.

Meskipun secara geografis Desa Beber terapit dua aliran sungai besar, Sungai Citanduy di bagian utara dan Sungai Cikembang di selatan, keberadaan sungai tersebut belum mampu membebaskan kawasan dataran tinggi dari ancaman kekeringan saban kemarau tiba.

Kepala Desa Beber, Abdul Wahid Miftah Sofa, mengungkapkan bahwa beberapa titik yang paling parah terdampak krisis air bersih meliputi Dusun Goler, Dusun Sirnarasa, serta sebagian Dusun Pasirnangka.

"Di dataran tinggi ini, kalau satu bulan saja tidak ada hujan, dampaknya sudah mulai terasa oleh warga. Memasuki bulan kedua tanpa hujan, pihak desa biasanya langsung berkoordinasi dan menghubungi pihak BPBD maupun PMI untuk meminta bantuan pengiriman air bersih," ujar Miftah, Senin (14/9/2026).

Miftah menekankan, krisis air ini sangat krusial mengingat mayoritas mata pencaharian masyarakat Desa Beber bergantung pada sektor pertanian dan peternakan. Krisis yang terjadi tak sekadar mengganggu kebutuhan domestik harian, tetapi juga mengancam produktivitas usaha warga.

Distribusi Air Rutin dan Solusi Jangka Panjang JIAT

Guna mengatasi persoalan tahunan ini secara permanen, Pemerintah Desa Beber saat ini tengah mengawal pengerjaan program Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) bantuan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy. Jaringan ini nantinya diproyeksikan untuk memasok kebutuhan air bersih warga sekaligus mengairi lahan pertanian.

Sambil menunggu proyek JIAT rampung dan beroperasi penuh, Pemdes Beber menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ciamis untuk menyalurkan bantuan air bersih secara berkala.

"Alhamdulillah, kami mendapat bantuan suplai air bersih secara rutin dari PMI dan BPBD. Bahkan hari ini pengiriman air bersih untuk warga terdampak kembali dilakukan," tambah Miftah.

Sebelum adanya penyaluran rutin dari BPBD dan PMI, pihak desa sempat secara swadaya mengangkut air dari sumur-sumur debit tinggi di kawasan dataran rendah, seperti di Mekarsari dan Pasirnangka, untuk dibagikan kepada warga. Sementara itu, sebagian masyarakat terpaksa mengeluarkan biaya ekstra dengan membeli air galon demi memenuhi kebutuhan konsumsi harian.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement