Ikuti Kami :

Disarankan:

Diky Candra Sambangi SMK Swasta di Tasikmalaya, Dorong Minat Siswa dan Cegah Ancaman Putus Sekolah

Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:25 WIB
Diky Candra Sambangi SMK Swasta di Tasikmalaya, Dorong Minat Siswa dan Cegah Ancaman Putus Sekolah
Diky Candra Sambangi SMK Swasta di Tasikmalaya, Dorong Minat Siswa dan Cegah Ancaman Putus Sekolah. Foto: Istimewa

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, mengunjungi SMK Manangga Pratama untuk memberikan motivasi dan dukungan di tengah rendahnya jumlah pendaftar pada SPMB 2026. Dalam kunjungannya, Diky juga membantu mempromosikan sekolah swasta melalui video ajakan kepada masyarakat.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Di tengah masih rendahnya jumlah pendaftar di sejumlah sekolah swasta pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra turun langsung memberikan dukungan kepada lembaga pendidikan yang tengah berjuang mempertahankan eksistensinya.

Salah satu sekolah yang dikunjungi Diky adalah SMK Manangga Pratama di Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, pada Sabtu (4/7/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi sekolah swasta yang setiap tahun menghadapi tantangan dalam menjaring peserta didik baru.

Dalam pertemuan tersebut, Diky berdialog dengan pihak sekolah sekaligus memberikan motivasi agar tetap optimistis dan terus meningkatkan kualitas pendidikan meskipun jumlah pendaftar belum sesuai harapan.

Menurutnya, sekolah swasta memiliki peran penting dalam mendukung akses pendidikan bagi masyarakat serta membantu menekan angka anak yang tidak melanjutkan sekolah.

"Saya datang untuk memberikan dukungan moril agar sekolah swasta tetap bertahan dan terus berkembang di tengah berbagai tantangan yang dihadapi saat ini," ujar Diky.

Selain berdiskusi dengan jajaran sekolah, Diky juga ikut membantu mempromosikan SMK Manangga Pratama melalui pembuatan video ajakan kepada masyarakat agar tidak ragu memilih sekolah swasta sebagai tempat melanjutkan pendidikan.

Langkah tersebut, kata dia, merupakan upaya sederhana untuk membantu meningkatkan minat masyarakat sekaligus membuka peluang lebih besar bagi siswa yang belum mendapatkan tempat di sekolah negeri.

Diky menilai keberlangsungan sekolah swasta perlu mendapat perhatian karena keberadaannya turut berkontribusi dalam mengurangi angka putus sekolah dan menyediakan alternatif pendidikan bagi generasi muda.

"Saya mencoba membantu melalui cara-cara yang bisa dilakukan. Harapannya, semakin banyak siswa yang melanjutkan pendidikan dan sekolah-sekolah swasta tetap bisa menjalankan perannya," katanya.

Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya langkah serupa juga telah dilakukan di sekolah swasta lain di Kota Tasikmalaya sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan.

Meski demikian, Diky mengakui bahwa persoalan yang dihadapi sekolah swasta membutuhkan solusi yang lebih komprehensif. Ia menyebut sejumlah kebijakan pendidikan berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sehingga pemerintah daerah memiliki ruang yang terbatas dalam mengambil keputusan.

Karena itu, dirinya memilih fokus pada upaya-upaya yang dapat dilakukan secara langsung untuk membantu sekolah swasta, tenaga pendidik, dan calon peserta didik yang terdampak oleh minimnya jumlah pendaftar.

"Kami berusaha memberikan dukungan semaksimal mungkin agar sekolah swasta tetap bertahan. Mudah-mudahan langkah kecil ini dapat membantu meringankan tantangan yang sedang mereka hadapi," pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement