Ikuti Kami :

Disarankan:

Diresmikan Diky Candra, Stasiun Bareto Hadir Ramaikan Destinasi Kuliner dan Nongkrong di Kota Tasikmalaya

Minggu, 28 Juni 2026 | 12:34 WIB
Diresmikan Diky Candra, Stasiun Bareto Hadir Ramaikan Destinasi Kuliner dan Nongkrong di Kota Tasikmalaya
Diresmikan Diky Candra, Stasiun Bareto Hadir Ramaikan Destinasi Kuliner dan Nongkrong di Kota Tasikmalaya. Foto: NewsTasikmalaya.com/Kristian

Stasiun Bareto resmi hadir di Jalan Galunggung, Kota Tasikmalaya, sebagai hasil kolaborasi Rumah Kopi Bareto dan Steak Stasiun.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Dunia kuliner dan tempat nongkrong di Kota Tasikmalaya kembali bertambah dengan hadirnya Stasiun Bareto, sebuah kafe dan restoran yang mengusung konsep kolaborasi antara Rumah Kopi Bareto dan Steak Stasiun.

Berlokasi di Jalan Galunggung, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, tempat usaha yang sebelumnya dikenal sebagai Rumah Kopi Bareto itu kini tampil dengan identitas baru melalui nama Stasiun Bareto, yang memadukan konsep kopi dan sajian kuliner berbahan dasar kambing.

Peresmian Stasiun Bareto digelar pada Sabtu (27/6/2026) malam dan dihadiri sejumlah tokoh serta pejabat dari Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Hadir dalam acara tersebut Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra, Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin, Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi, Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto, perwakilan Kodim 0612 Tasikmalaya, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Salah satu pemegang saham Stasiun Bareto, Arip Irpan Permadi, mengungkapkan bahwa usaha tersebut dibangun melalui semangat kolaborasi. Ia menyebutkan, Stasiun Bareto dimiliki oleh sembilan orang pemegang saham yang memiliki visi bersama dalam mengembangkan sektor usaha kuliner di Tasikmalaya.

Menurut pria yang akrab disapa Abah Apip itu, konsep kolaboratif menjadi kekuatan utama dalam membangun dan mengembangkan bisnis.

"Membangun ekonomi itu memang harus bersama-sama dan melalui kolaborasi. Dengan kebersamaan, peluang untuk berkembang akan semakin besar," ujarnya.

Ia menjelaskan, nama Stasiun Bareto lahir dari penggabungan dua brand yang telah dikenal masyarakat, yakni Steak Stasiun dan Rumah Kopi Bareto.

Melalui konsep baru tersebut, pengunjung dapat menikmati berbagai pilihan menu makanan dari Steak Stasiun yang didominasi olahan daging kambing, dipadukan dengan aneka minuman khas dari Rumah Kopi Bareto.

"Makanan kami berasal dari konsep Steak Stasiun, sedangkan minumannya tetap dari Rumah Kopi Bareto. Kami menawarkan berbagai menu berbahan dasar kambing seperti steak kambing dan menu khas lainnya," jelasnya.

Selain menghadirkan konsep kuliner yang berbeda, Stasiun Bareto juga menawarkan area yang lebih luas dibandingkan lokasi sebelumnya. Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian adalah area parkir yang lebih memadai untuk menunjang kenyamanan pengunjung.

Saat ini operasional Stasiun Bareto berlangsung mulai pukul 18.00 hingga 23.00 WIB. Namun, ke depan pihak pengelola membuka peluang untuk memperpanjang jam operasional hingga 24 jam.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra menyampaikan apresiasi atas hadirnya Stasiun Bareto yang dinilai dapat memperkaya pilihan destinasi kuliner dan tempat berkumpul bagi masyarakat.

Menurutnya, semakin banyaknya tempat usaha yang representatif akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan ekonomi dan pariwisata Kota Tasikmalaya. "Kehadiran Stasiun Bareto tentu menambah semarak tempat makan dan nongkrong di Kota Tasikmalaya. Mudah-mudahan seluruh pelaku usaha dapat saling mendukung, menjaga kebersihan lingkungan, meningkatkan keamanan, dan menghadirkan citra positif sehingga Kota Tasikmalaya semakin menjadi tujuan masyarakat untuk berkunjung," kata Diky.

Di sisi lain, penasihat hukum Stasiun Bareto, Yudi, mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dan solidaritas di antara para pemegang saham yang berjumlah sembilan orang.

Menurutnya, kekompakan dan kepemimpinan yang baik menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan usaha agar terus berkembang.

"Karena jumlah pemegang saham cukup banyak, maka komunikasi, kekompakan, dan kepemimpinan harus terus dijaga agar usaha ini dapat berjalan dengan baik dan berkembang ke depan," ujarnya.

Dengan konsep baru yang menggabungkan kopi dan kuliner khas berbahan dasar kambing, Stasiun Bareto diharapkan mampu menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat sekaligus turut mendukung pertumbuhan sektor ekonomi kreatif dan kuliner di Kota Tasikmalaya.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement