Dua Medali Internasional dalam Sebulan, Kado Manis HUT ke-70 SMAN 1 Tasikmalaya
Prestasi tersebut menjadi kado istimewa bagi HUT ke-70 SMAN 1 Tasikmalaya sekaligus membuktikan kualitas pembinaan siswa yang mampu bersaing di tingkat dunia.
Disarankan:
Pemain tim Kecamatan Cibeureum Ahid Ali Hasbi (43) meninggal dunia usai mendadak pingsan pada laga Piala Ketua PSSI Kota Tasikmalaya di Stadion Wiradadaha (20/9/2026).
TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Kabar duka menyelimuti gelaran Piala Ketua PSSI Kota Tasikmalaya Antarkecamatan U-40 2026. Seorang pemain dari tim Kecamatan Cibeureum, Ahid Ali Hasbi (43), meninggal setelah mendadak pingsan dan tumbang di tengah pertandingan yang berlangsung di Stadion Wiradadaha, Kota Tasikmalaya, Minggu (20/9/2026) siang.
Insiden tersebut terjadi sekira pukul 11.30 WIB saat laga babak delapan besar antara Kecamatan Cibeureum melawan Kecamatan Kawalu baru memasuki awal babak kedua.
Berdasarkan data yang dihimpun, almarhum yang lahir pada 17 Desember 1982 dan berdomisili di Negla Kaler, Kelurahan Setiajaya, Kecamatan Cibeureum, tiba-tiba terjatuh di lapangan tanpa ada benturan fisik sedikit pun dengan pemain lawan.
Ketua PSSI Kota Tasikmalaya, H. Wahid, membenarkan peristiwa duka tersebut saat dikonfirmasi pada Senin (21/9/2026) siang.
"Memang almarhum sedang maen bola stelah mengoper bola terus berjalan sekitar 3-4 langkah, tidak ada sentuhan karena agak jauh dengan lawan langsung terjatuh," ujar H. Wahid, Senin (21/9/2026).
Wahid menjelaskan bahwa tim medis dari Puskesmas Karanganyar Kawalu yang bersiaga di lokasi langsung memberikan penanganan darurat di lapangan sebelum almarhum dilarikan menggunakan ambulans ke rumah sakit. Namun, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal saat berada di rumah sakit.
Diduga kuat, kondisi fisik korban dalam keadaan sangat lelah sebelum berlaga akibat kurang beristirahat pada malam harinya.
"Meninggalnya di rumah sakit, kejadiannya di stadion," terang Wahid.
"Yang jelasnya kecapean, karena malam itu, saya juga baru tahu dari keluarganya, sama adiknya, kan adiknya juga main, beda kondisi mungkin sama adiknya, adiknya kuat kan, karena malam itu habis pingpong (tenis meja), ngaliwet, begadang sampai setengah 2, jadi kecapean," lanjutnya.
Wahid menambahkan, pada saat pergantian babak, korban sempat ditanya mengenai kesiapan fisiknya untuk melanjutkan pertandingan.
"Dari posisi dia pingsan itu lagi tidak pegang bola, tidak ada sentuhan apapun,. Itu babak kedua baru lima menitan, sempat ditanya, diganti gak? Gaskeun kuat begitu ngobrolnya," ungkapnya.
Pihak pengurus PSSI Kota Tasikmalaya turut mendampingi proses penanganan almarhum sejak di rumah sakit hingga ke rumah duka. Pihak keluarga menyatakan menerima musibah ini sebagai takdir.
"Kemarin saya juga dari rumah sakit terus ikut ke rumahnya, keluarga nerima karena udah takdir. Kebetulan itu ada saksi adiknya, da memang karena tidak ada kontak apapun pas kejadian itu, ujug-ujug jatuh," kata Wahid.
"Dibawa dulu ke rumah sakit, memang masih ada, tindakan medis di lapangan karena ada, kebetulan jadwalnya dari Puskesmas Kawalu, kita udah maksimal secara medis," pungkasnya.
Prestasi tersebut menjadi kado istimewa bagi HUT ke-70 SMAN 1 Tasikmalaya sekaligus membuktikan kualitas pembinaan siswa yang mampu bersaing di tingkat dunia.
Jadwal sholat hari ini di Kabupaten Tasikmalaya dapat menjadi rujukan bagi umat Islam untuk menunaikan kewajiban sholat fardhu lima waktu.
Hasil pengecekan menunjukkan stok beras Premium dan Medium masih tersedia, sementara beras SPHP di beberapa pedagang masih kosong dan menunggu distribusi.