TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Komitmen menjaga kelestarian lingkungan terus ditunjukkan Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tasikmalaya. Salah satunya melalui dukungan terhadap program penghijauan yang digagas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Siliwangi (Unsil) di Desa Sukasukur, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Perhutani KPH Tasikmalaya menyerahkan sebanyak 70 bibit pohon kepada mahasiswa KKN Unsil dalam kegiatan yang berlangsung di Kantor Perhutani KPH Tasikmalaya, Rabu (1/7/2026).
Bibit yang disalurkan terdiri dari berbagai jenis tanaman produktif dan pelindung, yakni mahoni, alpukat, dan pinus, yang nantinya akan ditanam di sejumlah titik di Desa Sukasukur sebagai bagian dari program penghijauan dan pelestarian lingkungan.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Sub Seksi Optimalisasi Aset dan IT Perhutani KPH Tasikmalaya, Andri Suhendar, didampingi Staf Hukum, Kepatuhan Agraria, dan Komunikasi Perusahaan. Sementara itu, bantuan diterima langsung oleh Koordinator KKN Unsil Desa Sukasukur, Acep Maulana Mansur, bersama perwakilan mahasiswa KKN.
Wujud Komitmen Pelestarian Lingkungan
Andri Suhendar mengatakan, bantuan bibit tersebut merupakan bagian dari komitmen Perhutani dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat sinergi dengan kalangan akademisi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam program penghijauan menjadi langkah penting untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.
“Perhutani berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kami berharap bantuan 70 bibit ini dapat mendukung program penghijauan yang dilaksanakan mahasiswa KKN bersama masyarakat Desa Sukasukur,” ujar Andri.
Ia berharap bibit yang ditanam nantinya dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat maupun lingkungan sekitar.
“Semoga tanaman yang ditanam hari ini menjadi investasi hijau bagi generasi mendatang dan mampu memberikan manfaat ekologis, sosial, maupun ekonomi,” tambahnya.
Dorong Kolaborasi untuk Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan
Andri menegaskan, Perhutani KPH Tasikmalaya akan terus mendukung berbagai program pelestarian lingkungan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, pemerintah desa, komunitas, dan masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menciptakan pengelolaan hutan dan lingkungan yang berkelanjutan.
“Sinergi dengan berbagai pihak sangat penting untuk mendorong pengelolaan hutan yang lestari sekaligus membangun budaya peduli lingkungan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan,” katanya.
Penanaman Libatkan Mahasiswa dan Warga
Sementara itu, Koordinator KKN Unsil Desa Sukasukur, Acep Maulana Mansur, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Perhutani KPH Tasikmalaya terhadap program penghijauan yang akan dilaksanakan di wilayahnya.
Ia menjelaskan, seluruh bibit yang diterima akan ditanam bersama masyarakat pada Sabtu (4/7/2026) di Kampung Sukamulya, Desa Sukasukur.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani KPH Tasikmalaya atas dukungan yang diberikan. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menghijaukan lingkungan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kelestarian alam,” ujar Acep.
Kegiatan penanaman pohon tersebut rencananya akan melibatkan mahasiswa KKN Unsil, jajaran Perhutani KPH Tasikmalaya, Pemerintah Desa Sukasukur, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih hijau, produktif, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan manfaat ekologis, ekonomi, dan sosial bagi masyarakat di masa mendatang.