Ikuti Kami :

Disarankan:

Gerbang Dijaga Ketat, Mahasiswa Aliansi Cipayung Plus Kota Tasikmalaya Panjat Tembok Demi Temui Wali Kota

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:34 WIB
Watermark
Gerbang Dijaga Ketat, Mahasiswa Aliansi Cipayung Plus Kota Tasikmalaya Panjat Tembok Demi Temui Wali Kota. Foto: Kristian.

Puluhan mahasiswa Aliansi Cipayung Plus nekat memanjat tembok Balai Kota Tasikmalaya pada Jumat (16/10/2026) untuk mengevaluasi dua tahun kepemimpinan Wali Kota Viman dan Diky Candra.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Gelombang unjuk rasa mewarnai Balai Kota Tasikmalaya pada Jumat (16/10/2026) sore. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Plus bersama Poros Pelajar Kota Tasikmalaya menggelar aksi demonstrasi untuk mengevaluasi kinerja pemerintah daerah.

Berdasarkan pantauan di lokasi, massa aksi mulai memadati area depan Gedung Balai Kota Tasikmalaya sekira pukul 15.00 WIB. Setibanya di lokasi, para orator secara bergantian menyampaikan aspirasi. Dalam aksinya, mahasiswa mendesak untuk bertemu langsung dengan Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadan, Wakil Wali Kota Diky Candra, para kepala dinas, Kapolres Tasikmalaya Kota, hingga pimpinan DPRD.

Aksi unjuk rasa ini digelar sebagai bentuk refleksi 25 tahun perjalanan Kota Tasikmalaya sekaligus mengkritisi secara total kepemimpinan Wali Kota Viman Alfarizi Ramadan dan Wakil Wali Kota Diky Candra yang telah berjalan hampir dua tahun.

Dalam orasinya, perwakilan mahasiswa menilai arah pembangunan di bawah kepemimpinan Viman-Diky belum menunjukkan progres yang signifikan. Mereka menganggap deretan program unggulan yang dijanjikan tidak terealisasi secara optimal di lapangan.

"Berbicara masalah hari ini pembangunan, tidak ada pembangunan signifikan, program-program unggulan dari Wali Kota Tasik tidak benar dijalankan, dan kita dari Aliansi Cipayung Plus dan poros pelajar Kota Tasik, hari ini menganggap bahwa kepemimpinan Viman dan Diky gagal, dan hanya satu kata makjulkan," ucap salah seorang massa aksi dalam orasinya, Jumat (16/10/2026).

Gerbang Dijaga Ketat, Mahasiswa Aliansi Cipayung Plus Kota Tasikmalaya 222222Panjat Tembok Demi Temui Wali Kota2

Selain menyoroti eksekutif, orator demonstrasi juga melontarkan kritik pedas terhadap fungsi pengawasan pimpinan dan anggota DPRD Kota Tasikmalaya.

"Ketika berbicara masalah DPRD mereka yang digaji oleh uang kita, mereka yang digaji oleh keringat kita, namun hari ini yang terjadi di Kota Tasikmalaya DPRD seakan-akan malah menjadi tukan stempel untuk memuluskan kebijakan Wali Kota Tasikmalaya," bebernya.

Eskalasi aksi memanas ketika perwakilan mahasiswa berusaha merangsek masuk ke dalam kompleks Balai Kota untuk menemui Wali Kota. Lantaran seluruh pintu gerbang utama dikunci dan dijaga ketat oleh aparat pengamanan, massa aksi nekad menerobos dengan cara memanjat tembok benteng Balai Kota.

Setibanya di dalam area Gedung Balai Kota, massa aksi langsung menerobos menuju area lobi utama. Namun, langkah mereka kembali tertahan di depan pintu dalam lobi lantaran mendapat pengawalan ketat dari personel kepolisian dan Satpol PP.

Aksi saling dorong antara mahasiswa dan petugas pengamanan tidak terelakkan di area lobi hingga menyebabkan sejumlah peserta aksi terjatuh. Situasi kian membara setelah kepulan asap hitam akibat pembakaran ban di luar gedung membumbung dan merangsek masuk mengisi ruang lobi.

Tak berhenti di situ, massa mahasiswa terus mencari celah akses masuk lain hingga berhasil menerobos masuk ke dalam interior gedung utama Balai Kota melalui pintu belakang. Kendati sejumlah mahasiswa telah berhasil menembus barikade hingga ke dalam gedung, mereka masih bertahan menunggu kehadiran Wali Kota, Wakil Wali Kota, serta jajaran pejabat Pemkot Tasikmalaya untuk melakukan audiensi terbuka.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement