TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menunjukkan keseriusan dalam mengupayakan kembali aktifnya pelayanan transportasi udara di Bandara Wiriadinata. Langkah strategis ini dilakukan sebagai bentuk komitmen daerah dalam memperluas aksesibilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi regional.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Tasikmalaya, Iwan Kurniawan, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, saat pertemuan dengan Kepala UPBU Cakrabhuwana Cirebon Kementerian Perhubungan pada Desember 2025 lalu, yang kemudian diperkuat dalam rapat koordinasi internal pada Jumat (20/2/2026).
Sebagai langkah konkret, delegasi Pemkot Tasikmalaya melakukan audiensi langsung dengan manajemen maskapai Citilink di Management Building, kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (25/2/2026) pagi.
“Audiensi ini bertujuan untuk membahas peluang kerja sama dan dukungan operasional guna meningkatkan konektivitas penerbangan dari dan menuju Tasikmalaya,” ujar Iwan Kurniawan dalam keterangannya.
Tak berhenti di tingkat maskapai, Pemkot Tasikmalaya juga bergerak cepat untuk memastikan aspek legalitas dan dukungan anggaran daerah tidak menabrak aturan. Rencananya, pada Kamis (26/2/2026) besok, pihak Dishub akan melakukan konsultasi dengan Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri di Jakarta.
“Konsultasi ini difokuskan pada aspek regulasi dan dukungan pembiayaan daerah yang memungkinkan pemerintah daerah berperan aktif dalam mendukung keberlanjutan layanan transportasi udara,” tegas Iwan.
Langkah jemput bola ini diharapkan dapat menjadi kunci pembuka isolasi geografis yang selama ini menjadi tantangan bagi para pelaku bisnis dan wisatawan yang ingin menuju Kota Resik. Dengan adanya rute penerbangan yang stabil, daya saing Kota Tasikmalaya di tingkat nasional diharapkan akan meningkat signifikan.
Iwan optimistis bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat melalui kementerian terkait, serta pihak swasta dalam hal ini maskapai, akan menjadi fondasi yang kokoh.
“Kami optimis bahwa sinergi antara pemda, kementerian terkait, serta pihak maskapai akan menjadi fondasi kuat dalam menghadirkan layanan transportasi udara yang andal, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.