Ikuti Kami :

Disarankan:

KAI Daop 2 Bandung Optimalkan Layanan di 54 Stasiun Aktif

Jumat, 12 September 2025 | 18:10 WIB
KAI Daop 2 Bandung Optimalkan Layanan di 54 Stasiun Aktif
KAI Daop 2 Bandung Optimalkan Layanan di 54 Stasiun Aktif.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung terus memperkuat perannya sebagai penyedia layanan transportasi massal berbasis rel. Saat ini, terdapat 54 stasiun aktif yang beroperasi di wilayah Daop 2 Bandung dengan klasifikasi layanan masing-masing.

BANDUNG, NewsTasikmalaya.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung terus memperkuat perannya sebagai penyedia layanan transportasi massal berbasis rel. Saat ini, terdapat 54 stasiun aktif yang beroperasi di wilayah Daop 2 Bandung dengan klasifikasi layanan masing-masing.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menjelaskan bahwa dari jumlah tersebut, 42 stasiun melayani naik-turun penumpang sekaligus bongkar muat barang. Sementara sisanya berfungsi sebagai stasiun operasional.

“Dengan keberadaan 54 stasiun aktif di wilayah Daop 2 Bandung, KAI berkomitmen menghadirkan layanan kereta api yang aman, selamat, tepat waktu, nyaman, dan berkesan bagi pelanggan,” kata Kuswardojo, Jumat (12/9/2025).

Ia menuturkan, optimalisasi layanan di semua stasiun menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Dari seluruh stasiun, terdapat lima stasiun dengan jumlah operasional tertinggi, yakni:

1. Stasiun Bandung – pusat utama pelayanan perjalanan KA Jarak Jauh, KA Lokal, KA Feeder, dan angkutan barang dengan 162 KA berhenti.

2. Stasiun Cimahi – stasiun strategis di jalur barat Bandung dengan 144 KA berhenti.

3. Stasiun Padalarang – terintegrasi dengan Kereta Cepat Whoosh Padalarang, melayani 125 KA berhenti.

4. Stasiun Kiaracondong – stasiun terbesar kedua di wilayah Daop 2 Bandung dengan 72 KA berhenti.

5. Stasiun Rancaekek – melayani pemberhentian dua KA Jarak Jauh dengan 44 KA berhenti.

Kelima stasiun tersebut memiliki peran vital dalam mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang di kawasan Bandung Raya dan sekitarnya.

Kuswardojo menegaskan, KAI Daop 2 Bandung mengajak masyarakat untuk menjadikan kereta api sebagai moda transportasi utama yang ramah lingkungan sekaligus efisien.

“KAI berkomitmen menghadirkan layanan transportasi berbasis rel yang selamat, aman, tepat waktu, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan,” tandasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement