Ikuti Kami :

Disarankan:

Kandang Ayam Warga di Rancah Ciamis Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp30 Juta

Rabu, 18 Februari 2026 | 13:23 WIB
Kandang Ayam Warga di Rancah Ciamis Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp30 Juta
Kandang Ayam Warga di Rancah Ciamis Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp30 Juta. Foto: Istimewa

Kebakaran mengejutkan warga Dusun Pangrumasan, Desa Cileungsir, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Selasa (17/2/2026) malam.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Kebakaran mengejutkan warga Dusun Pangrumasan, Desa Cileungsir, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Selasa (17/2/2026) malam. Sebuah kandang ayam milik warga hangus dilalap api, dengan dugaan sementara penyebabnya berasal dari alat penghangat berbasis listrik.

Kepala Bidang Damkar Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 19.20 WIB dari Kepala Dusun setempat.

“Petugas menerima laporan dari Kepala Dusun atas nama Rangga. Tim langsung bergerak ke lokasi dan tiba dalam waktu lima menit,” ujarnya.

Diduga Berasal dari Alat Penghangat Listrik

Objek yang terbakar diketahui milik Dasman (63), warga Dusun Pangrumasan RT 08/RW 10. Luas kandang ayam tersebut sekitar 5x20 meter persegi, dengan area yang terdampak kebakaran mencapai kurang lebih 5x10 meter persegi.

Berdasarkan laporan, kebakaran diduga dipicu alat pemanas (open) yang dialiri listrik untuk menjaga suhu kandang. Alat tersebut digunakan setelah anak ayam baru dipindahkan ke kandang agar tetap tahan terhadap perubahan cuaca.

“Ayam yang baru dilepas ke kandang diberi penghangat menggunakan aliran listrik supaya tahan terhadap cuaca. Itu yang diduga menjadi penyebab kebakaran,” jelas Budi.

Api Diketahui Usai Salat Isya

Peristiwa ini pertama kali diketahui sekitar pukul 19.00 WIB. Dasman mencium bau benda terbakar usai melaksanakan salat Isya. Saat keluar rumah, ia mendapati api sudah membesar dari arah kandang ayam miliknya.

Ia segera melapor kepada Kepala Dusun yang kemudian meneruskan laporan ke Pos WMK Rancah.

Petugas mengerahkan satu unit mobil pancar dan satu unit water supply dengan total empat personel. Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah api merambat ke bangunan lain.

“Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan observasi menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa,” tambahnya.

Dalam insiden tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka. Namun, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp30 juta. Proses pemadaman dan observasi selesai sekitar pukul 20.30 WIB dalam kondisi aman dan terkendali.

Selain melakukan pemadaman, petugas juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dalam penggunaan instalasi listrik, khususnya di area peternakan. Sosialisasi nomor darurat pemadam kebakaran dan layanan call center 112 Kabupaten Ciamis turut disampaikan guna meningkatkan kesiapsiagaan warga terhadap potensi kebakaran.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement