Ikuti Kami :

Disarankan:

Kebakaran Kandang Ayam di Karanganyar Ciamis, Kerugian Ditaksir Capai Rp150 Juta

Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:24 WIB
Kebakaran Kandang Ayam di Karanganyar Ciamis, Kerugian Ditaksir Capai Rp150 Juta
Kebakaran Kandang Ayam di Karanganyar Ciamis, Kerugian Ditaksir Capai Rp150 Juta. Foto: Istimewa

Kebakaran menghanguskan kandang ayam dua lantai milik warga di Desa Karanganyar, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jumat malam (12/6/2026).

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Sebuah kandang ayam dua lantai di Dusun Bandaruka, Desa Karanganyar, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, hangus dilalap api pada Jumat (12/6/2026) malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp150 juta.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Bangunan yang terbakar merupakan kandang ayam semi permanen berukuran 5 x 25 meter milik Galih Nugraha (26).

“Kebakaran menghanguskan seluruh bangunan kandang ayam dua lantai. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini,” ujar Budi Rahmat, Sabtu (13/6/2026).

Menurutnya, laporan kebakaran diterima UPTD Damkar Ciamis pada pukul 21.40 WIB. Tak lama setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan dua unit armada pemadam kebakaran dan enam personel.

“Petugas berangkat pukul 21.42 WIB dan tiba di lokasi pukul 21.59 WIB dengan waktu respons sekitar 17 menit,” katanya.

Budi menjelaskan, api pertama kali diketahui oleh tetangga korban yang melihat kobaran api sudah membesar hingga menjalar ke lantai dua kandang. Warga yang khawatir api merembet ke bangunan di sekitar lokasi kemudian berteriak meminta pertolongan.

“Awalnya api diketahui oleh tetangga pemilik kandang. Saat itu api sudah cukup besar dan membakar bagian lantai dua sehingga warga segera meminta bantuan,” jelasnya.

Setelah menerima informasi tersebut, pemilik kandang segera menghubungi UPTD Damkar Ciamis. Sesampainya di lokasi, petugas langsung melakukan upaya pemadaman dan pencegahan agar api tidak merambat ke bangunan lain di sekitar area kebakaran.

Selain memadamkan api, petugas juga melakukan proses pendinginan dan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api yang masih menyala.

Berdasarkan hasil pendataan sementara, penyebab kebakaran diduga berasal dari aktivitas pengovenan kandang yang dilakukan sebelumnya.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari proses pengovenan kandang. Namun untuk memastikan penyebab pastinya masih perlu dilakukan pendalaman lebih lanjut,” ungkap Budi.

Proses penanganan kebakaran selesai sekitar pukul 23.15 WIB. Dalam operasi pemadaman tersebut, Damkar Ciamis turut dibantu oleh Bhabinkamtibmas Polsek Cijeungjing, Pemerintah Desa Karanganyar, PLN, serta masyarakat setempat.

Budi mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang berkaitan dengan aktivitas yang melibatkan sumber panas maupun instalasi listrik.

“Kami mengajak masyarakat untuk segera menghubungi layanan darurat 112 atau UPTD Damkar apabila menemukan kejadian kebakaran maupun kondisi darurat lainnya agar dapat ditangani dengan cepat,” pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement