Ikuti Kami :

Disarankan:

Kecelakaan Kerja di Jalan BKR Tasikmalaya, Pekerja Terjepit Marmer Satu Orang Meninggal Dunia

Jumat, 06 Maret 2026 | 22:10 WIB
Kecelakaan Kerja di Jalan BKR Tasikmalaya, Pekerja Terjepit Marmer Satu Orang Meninggal Dunia
Kecelakaan Kerja di Jalan BKR Tasikmalaya, Pekerja Terjepit Marmer Satu Orang Meninggal Dunia. Foto: Istimewa

Seorang pekerja dilaporkan meninggal dunia setelah terjepit marmer saat proses pemindahan material dari sebuah truk.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Insiden kecelakaan kerja terjadi di Jalan BKR, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jumat (6/3/2026) sore. Seorang pekerja dilaporkan meninggal dunia setelah terjepit marmer saat proses pemindahan material dari sebuah truk.

Kapolsek Tawang Polres Tasikmalaya Kota, Iptu Sumarso, S.H.I., membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyebutkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.

“Betul, satu orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka-luka. Saat ini korban yang terluka sedang mendapatkan penanganan di RS TMC,” ujar Iptu Sumarso saat dikonfirmasi, Jumat malam.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Rohmat (25), warga Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Sementara korban yang mengalami luka-luka bernama Khoirul Anam (22), juga merupakan warga Kabupaten Cilacap.

“Korban meninggal dunia saat mendapatkan penanganan di rumah sakit,” jelasnya.

Sumarso menjelaskan, peristiwa tersebut bermula ketika pihak kepolisian menerima laporan mengenai sebuah truk yang terperosok di Jalan BKR, tepatnya di depan kawasan KTT.

Menurutnya, saat itu para pekerja berusaha memindahkan muatan marmer dari truk yang terperosok ke truk lainnya.

“Awalnya truk terperosok, kemudian sekitar pukul 15.15 WIB dilakukan pemindahan marmer dari truk tersebut ke truk lain. Saat proses itu berlangsung, korban tertimpa marmer,” jelasnya.

Ketika petugas tiba di lokasi, peristiwa tersebut sudah terjadi dan korban langsung dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penelusuran terkait asal barang serta tujuan pengiriman marmer tersebut.

“Informasi sementara barang berasal dari Jakarta dan akan dikirim ke Tasikmalaya, namun tujuan pastinya masih kami telusuri. Jumlah marmer yang diangkut kurang lebih sekitar 20 lembar,” pungkasnya.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement