TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Kontingen Kejuaraan Daerah (Kejurda) Induk Organisasi Olahraga (Inorga) Forum Olahraga Baris Indonesia (Forbasi) Kota Tasikmalaya resmi dilepas oleh Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, di Halaman Kantor Disporabudpar Kota Tasikmalaya pada Selasa (13/10/2026).
Acara pelepasan tersebut turut dihadiri langsung oleh Kepala Disporabudpar Kota Tasikmalaya Deddy Mulyana beserta jajaran pejabat daerah dan Ketua Forbasi Kota Tasikmalaya. Perhelatan tingkat Jawa Barat ini dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Garut pada 17 Oktober 2026 mendatang.
Dalam sambutannya, Diky Candra memberikan suntikan semangat serta motivasi kepada para atlet. Ia juga sempat mengulas sejarah panjang seni baris-berbaris yang berakar sejak era Romawi Kuno hingga berkembang di Indonesia melalui pengaruh Jepang, Belanda, dan lahirnya Paskibraka pada masa awal kemerdekaan.
Diky menekankan bahwa kompetisi baris-berbaris tidak hanya mengandalkan aspek kreativitas semata, melainkan menuntut kekompakan serta soliditas tim yang kuat antar-anggota.
"Hingga lahirnya Paskibraka pada masa awal kemerdekaan. Jadi tujuannya salah satunya meningkatkan jiwa korsa yaitu kebersamaan, persatuan, kesadaran akan kesatuan dalam kelompok, korps dan lainny," ujar Diky saat memberikan arahan.
Diky menyampaikan, sebuah penampilan baris-berbaris akan menjadi pertunjukan yang sangat memukau jika diperagakan dengan keseragaman, kebersamaan, dan harmoni yang baik.
Pelajaran Kekompakan dari Grup "Trio Bajaj"
Untuk menggambarkan pentingnya kebersamaan, Diky menceritakan pengalamannya saat mendampingi grup komedi "Trio Bajaj" di mana ia bertindak sebagai mentor. Kala itu, ikatan kekompakan yang erat membuat mereka mampu menyajikan penampilan komedi yang padu dan memikat penonton, hingga berhasil meraih predikat juara kedua.
Mengacu pada pengalaman tersebut, Diky berpesan kepada para personel Forbasi agar senantiasa menjaga keutuhan tim saat bertanding di arena Kejurda.
"Karena dari 20 anggot pasukan baris berbaris, pasti memilik 20 masalah, keinginan, dan problematika berbeda. Namun, dalam lomba punya satu tujuan, yaitu membawa harum Kota Tasikmalaya. Semoga ini juga menjadi insipirasi saya danbuang lain, agar bisa menyatu dengan satu tujuan yang sama," pungkasnya.