TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Pemerintah Kota Tasikmalaya mulai memanaskan mesin menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Meski pelaksanaan ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi itu masih sekitar 11 bulan lagi dan dijadwalkan berlangsung pada November 2026 di tiga daerah di Jawa Barat, target ambisius sudah dicanangkan.
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, secara tegas memasang sasaran peningkatan prestasi signifikan bagi kontingen Kota Tasikmalaya. Tidak tanggung-tanggung, posisi 15 besar menjadi target minimal yang harus dicapai, melonjak jauh dibandingkan capaian sebelumnya yang masih berada di peringkat ke-23.
Menurut Viman, target tersebut bukan sekadar optimisme tanpa dasar. Ia mengaku telah melakukan koordinasi intensif dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tasikmalaya, termasuk membahas peta kekuatan cabang olahraga serta potensi perolehan medali.
“Sejak awal kami sudah sepakat, target harus naik. Dari posisi 23, saya menantang agar Kota Tasikmalaya bisa menembus 15 besar,” ujar Viman, Jumat (16/1/2026).
Keyakinan itu diperkuat dengan hasil positif yang ditorehkan para atlet pada Babak Kualifikasi (BK) Porprov Jawa Barat. Dalam ajang tersebut, kontingen Kota Tasikmalaya tampil impresif dengan mengoleksi 69 medali, yang terdiri dari 24 emas, 14 perak, dan 31 perunggu.
Capaian tersebut dinilai sebagai indikator kuat bahwa program pembinaan atlet dan cabang olahraga (cabor) di Kota Tasikmalaya mulai menunjukkan progres yang nyata. Bahkan, Viman menyebut potensi penambahan medali emas masih sangat terbuka jika persiapan dilakukan secara konsisten hingga Porprov 2026.
“Ketua KONI juga optimistis. Dari hasil BK kemarin, peluang emas bisa bertambah. Mudah-mudahan target di atas 15 besar bisa tercapai,” tegasnya.
Selain menyoroti target prestasi, Viman juga memberikan pesan khusus kepada para atlet agar menjaga semangat dan dedikasi selama masa persiapan. Ia menekankan pentingnya disiplin latihan, fokus, serta rasa bangga membawa nama daerah.
“Bawa nama baik Kota Tasikmalaya, bangga menjadi warga Kota Tasik. Kunci utamanya fokus, komitmen, dan konsisten dalam berlatih,” pesannya.
Namun demikian, di balik target tinggi tersebut, satu hal masih menjadi tanda tanya, yakni kepastian bonus bagi atlet berprestasi. Saat disinggung mengenai bentuk apresiasi dari Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk memotivasi atlet, Viman belum memberikan pernyataan yang pasti.
Ia menyebut, pembahasan terkait bonus masih akan dirumuskan bersama KONI Kota Tasikmalaya, baik dari sisi mekanisme maupun teknis pelaksanaannya.
“Kami tentu bersinergi dengan KONI, baik pengurus maupun jajaran lainnya. Soal bonus dan skema penghargaan nanti akan dibahas dan disusun bersama-sama,” pungkasnya.
Dengan target besar yang telah dipasang, publik olahraga Kota Tasikmalaya kini menantikan konsistensi persiapan, dukungan anggaran, serta kebijakan konkret agar ambisi menembus 15 besar Porprov Jabar 2026 bukan sekadar wacana.