Ikuti Kami :

Disarankan:

Lewat Sosialisasi Hukum, IJTI Galuh Raya Perkuat Literasi Digital Desa di Ciamis

Kamis, 28 Agustus 2025 | 20:30 WIB
Lewat Sosialisasi Hukum, IJTI Galuh Raya Perkuat Literasi Digital Desa di Ciamis
Lewat Sosialisasi Hukum, IJTI Galuh Raya Perkuat Literasi Digital Desa di Ciamis. Foto: NewsTasikmalaya.com/Istimewa.

Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Galuh Raya ikut serta dalam kegiatan sosialisasi penyuluhan hukum yang digelar di Aula Desa Pusakanagara, Ciamis, Kamis (28/8/2025).

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Galuh Raya ikut serta dalam kegiatan sosialisasi penyuluhan hukum yang digelar di Aula Desa Pusakanagara, Ciamis, Kamis (28/8/2025).

Acara ini menghadirkan pemateri dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Ciamis, Polres Ciamis, Inspektorat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta perwakilan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Galuh Raya.

Sekretaris IJTI Galuh Raya, Ogi Fathuzzaman, yang juga kontributor CNN Indonesia, hadir menjadi narasumber. Dalam paparannya Ogi menyampaikan materi terkait UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), adaptasi digital, serta optimalisasi desa berbasis jurnalistik digital.

“Era digital menuntut desa untuk beradaptasi, bukan hanya dalam pelayanan masyarakat, tetapi juga dalam penyebaran informasi yang berbasis ilmu jurnalistik,” ujarnya.

Menurutnya, pemahaman literasi digital sangat penting agar perangkat desa mampu mengelola informasi secara tepat dan tidak terjebak pada pelanggaran hukum, khususnya yang berkaitan dengan UU ITE.

“UU ITE bukan untuk menakut-nakuti, tapi menjadi payung hukum agar masyarakat bijak menggunakan media digital,” tambahnya.

Selain itu, IJTI juga menawarkan sebuah program yaitu jelajah desa dan jurnalis mengajar. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan citra desa serta menjadi sarana edukasi bagi masyarakat.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Perangkat desa terlihat antusias mengajukan berbagai pertanyaan, salah satunya Ira, perwakilan dari KDMP Sukamaju. Ia menyoroti soal kode etik jurnalis hingga perbedaan kerja antara jurnalis cetak, online, dan televisi.

“Banyak hal baru yang kami dapat, terutama soal peran jurnalis dan kode etiknya. Ini penting agar perangkat desa juga tidak salah langkah saat berhubungan dengan media,” kata Ira.

Melalui kegiatan ini, IJTI Galuh Raya berharap desa-desa di Ciamis lebih paham digital dan mampu memanfaatkan media secara bijak.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement