Ikuti Kami :

Disarankan:

Markas Baru Damkar Tasikmalaya Jadi Sarana Edukasi Anak dan Dorong Ekonomi Warga

Rabu, 04 Februari 2026 | 18:51 WIB
Markas Baru Damkar Tasikmalaya Jadi Sarana Edukasi Anak dan Dorong Ekonomi Warga
Markas Baru Damkar Tasikmalaya Jadi Sarana Edukasi Anak dan Dorong Ekonomi Warga. Foto: Kristian.

Keberadaan markas baru Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) di lingkungan BPBD Kota Tasikmalaya tidak hanya meningkatkan kenyamanan petugas, tetapi juga memberi dampak positif bagi masyarakat sekitar.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Keberadaan markas baru Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) di lingkungan BPBD Kota Tasikmalaya tidak hanya meningkatkan kenyamanan petugas, tetapi juga memberi dampak positif bagi masyarakat sekitar.

Markas Damkar yang berlokasi di Jalan H. Ir. Juanda, Kecamatan Bungursari, kini kerap dikunjungi anak-anak TK untuk kegiatan edukasi dan pengenalan profesi pemadam kebakaran. Para siswa diajak belajar sekaligus berinteraksi langsung dengan petugas Damkar.

Ramainya kunjungan tersebut turut membawa berkah bagi para pedagang kecil. Mereka memanfaatkan momen kedatangan rombongan anak-anak TK dengan berjualan makanan dan mainan di sekitar area markas. Sejumlah pedagang terlihat berjejer saat adanya kunjungan dari Kober Azahra Sukamanah Ciamis, TK Lengkongsari, dan TK Anur Rajapolah, pada Rabu (4/3/2026) pagi.

Para pedagang pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Damkar Kota Tasikmalaya yang telah memberikan ruang bagi mereka untuk berjualan di sekitar kantor.

"Alhamdulilah bagus, terus Alhamdulilah sudah diberikan fasilitas untuk berjualan di sini," kata Dian.

Dian bersama rekan-rekannya juga memberikan doa dan dukungan kepada petugas Damkar agar terus semangat dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

"Semangat damkar, terus maju dan jangan pernah lelah menangani ketika ada kebakaran dan lain-lainnya," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Tasikmalaya, Hanafi, menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang aktivitas berjualan di depan markas Damkar selama tidak melanggar aturan yang berlaku.

"Sepanjang tidak melanggar aturan sah-sah saja, disitu kan ada pelayanan lain, uji kendaraan, jadi kita atur. Jadi silahkan aja, karena tidak tiap hari juga, kalau ada kunjungan baru mereka datang," ujar Hanafi.

Menurut Hanafi, para pedagang biasanya sudah mengetahui jadwal kunjungan anak-anak ke markas Damkar. Pihak BPBD hanya tinggal melakukan pengaturan agar aktivitas tetap tertib dan aman.

"Tinggal kita mengatur saja. Kan secara tidak langsung kita memberikan ruang kepada para pedagang," jelasnya.

Lebih lanjut, Hanafi menyebutkan bahwa kondisi ini merupakan hikmah dari tersedianya sarana dan prasarana Damkar yang kini lebih representatif. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada pimpinan daerah yang telah mendukung peningkatan fasilitas tersebut.

"Saya ucapkan terima kasih kepada pak wali, wakil, pak sekda di tempatkan secara baik," ucapnya.

Di sisi lain, Hanafi mengungkapkan bahwa tingginya apresiasi masyarakat terhadap kinerja petugas Damkar menjadi penyemangat tersendiri. Selain kunjungan rutin dari anak-anak TK, ke depan juga mulai ada pengajuan kunjungan dari tingkat sekolah dasar.

"Kecintaan publik terhadap damkar itu terasa. Salah satu contoh di samping memang ada kegiatan rutin dari adek-adek pelajar, khususnya di TK, bahkan kedepan sudah mulai ada yang mengajukan juga dari SD," bebernya.

Ia menambahkan, meningkatnya kunjungan masyarakat menjadi tantangan bagi pihaknya untuk terus meningkatkan fasilitas dan kesiapan petugas, termasuk dalam aspek edukasi dan pendampingan anak.

"Persoalan sekarang di situ memang ada dampak nya, kita juga harus lebih refresentastif lagi fasilitas nya. Kita sediakan ruang khusus untuk edukasi petugasnya juga kita latih untuk consoling. Kemarin juga anak yang ultah ingin dirayakan dengan mobil damkar," tambahnya.

Meski demikian, Hanafi memastikan bahwa aktivitas kunjungan tidak mengganggu tugas utama petugas Damkar dalam menangani laporan kejadian.

"Tidak menganggu ketika ada kejadian, karena petugas kan sudah dibagi bagi," pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement