Ikuti Kami :

Disarankan:

Masih Pakai Mukena, Warga Rajapolah Serbu Lapangan Tanjungpura Demi Sambut KDM dan Gus Muwafiq

Rabu, 25 Februari 2026 | 20:37 WIB
Masih Pakai Mukena, Warga Rajapolah Serbu Lapangan Tanjungpura Demi Sambut KDM dan Gus Muwafiq
Masih Pakai Mukena, Warga Rajapolah Serbu Lapangan Tanjungpura Demi Sambut KDM dan Gus Muwafiq.

Ribuan warga terpantau mulai memadati Lapangan Desa Tanjungpura, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, pada Rabu (26/2/2026) malam. Kehadiran masyarakat yang terus mengalir ini bertujuan untuk menyambut kedatangan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam gelaran safari Ramadan bertajuk Tarling Neuleuman Poekna Peting.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Ribuan warga terpantau mulai memadati Lapangan Desa Tanjungpura, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, pada Rabu (26/2/2026) malam. Kehadiran masyarakat yang terus mengalir ini bertujuan untuk menyambut kedatangan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam gelaran safari Ramadan bertajuk Tarling Neuleuman Poekna Peting.

Gubernur yang akrab disapa KDM tersebut dijadwalkan hadir untuk menyapa warga pada pukul 21.00 WIB. Selain orang nomor satu di Jawa Barat, acara ini juga direncanakan akan dihadiri oleh Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin.

Acara spiritual di tengah bulan suci Ramadan ini akan diisi dengan tausiyah mendalam yang akan disampaikan oleh penceramah kondang, Gus Muwafiq. Perpaduan antara kehadiran tokoh pimpinan daerah dan ulama kharismatik ini menjadi daya tarik utama bagi warga sekitar maupun dari luar Kecamatan Rajapolah.

Antusiasme warga terlihat sangat tinggi, salah satunya Esih (50), warga setempat yang sengaja datang lebih awal segera setelah menunaikan salat Tarawih. Bahkan, ia mengaku masih mengenakan mukena agar tidak kehilangan posisi di barisan depan.

"Iya, ini sedang menunggu Pak Gubernur. Saya sengaja langsung ke sini setelah Tarawih, masih pakai mukena. Ingin paling depan supaya bisa melihat secara jelas 'Bapak Aing' (Dedi Mulyadi)," ungkap Esih penuh semangat.

Pantauan di lokasi menunjukkan kerumunan warga yang didominasi oleh kelompok ibu-ibu dan pemuda terus merapat ke arah panggung utama. Cuaca cerah di wilayah Rajapolah malam ini turut mendukung kenyamanan warga yang duduk beralaskan tikar di area lapangan.

Guna memastikan kelancaran dan kekhusyukan acara, aparat gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan (Dishub) telah bersiaga di lokasi. Petugas juga dibantu oleh jajaran Linmas setempat untuk mengatur alur masuk warga dan kantong parkir di sekitar Lapangan Desa Tanjungpura.

"Neuleuman Poekna Peting" yang secara filosofis bermakna menyelami kegelapan malam, diharapkan menjadi momentum refleksi bagi masyarakat Tasikmalaya di pertengahan bulan Ramadan, sekaligus mempererat silaturahmi antara pemimpin provinsi dengan rakyatnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement