Ikuti Kami :

Disarankan:

Masuk Kolam Kering Permukiman Warga Baregbeg, Ular Kobra Jawa Berhasil Dievakuasi Damkar Ciamis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:28 WIB
Masuk Kolam Kering Permukiman Warga Baregbeg, Ular Kobra Jawa Berhasil Dievakuasi Damkar Ciamis
Masuk Kolam Kering Permukiman Warga Baregbeg, Ular Kobra Jawa Berhasil Dievakuasi Damkar Ciamis.

Petugas Damkar Ciamis berhasil mengevakuasi ular kobra Jawa sepanjang 40 cm dari kolam kering permukiman warga di Baregbeg, Ciamis, Kamis (15/10/2026). Kabid Budi Rahmat imbau warga waspada.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Ciamis berhasil mengevakuasi seekor ular kobra Jawa (Naja sputatrix) sepanjang sekitar 40 sentimeter dari area kolam kering milik warga di Dusun Babakan, Desa Karangampel, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Kamis (15/10/2026).

Penanganan kedaruratan tersebut bermula dari laporan seorang warga setempat, Lestari (23), yang mendapati keberadaan ular berbisa tersebut saat hendak keluar rumah untuk mengantar suaminya. Lantaran diselimuti rasa takut dan tidak memiliki keahlian khusus, ia memilih melapor ke Mako Damkar Ciamis demi menghindari potensi bahaya.

Ular kobra Jawa tersebut bersarang di dasar kolam mengering yang berada tepat di area sekitar permukiman padat warga. Keberadaan reptil berbisa ini sempat memicu kekhawatiran masyarakat sekitar sebelum akhirnya berhasil diamankan oleh petugas.

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, menjelaskan bahwa jajarannya bergerak cepat merespons laporan darurat warga dengan menerjunkan tim rescue ke lokasi kejadian.

Petugas meluncur ke lokasi dengan mengerahkan satu unit mobil pancar bernomor polisi Z 8162 T untuk melakukan proses evakuasi dengan peralatan keselamatan standar.

“Petugas melakukan evakuasi setelah menerima laporan dari warga yang menemukan ular di sekitar rumahnya. Karena pelapor merasa takut dan tidak berani menangani sendiri, ia meminta bantuan Damkar agar ular tersebut dapat dievakuasi dengan aman,” ujar Budi Rahmat, Kamis (15/10/2026).

Proses Evakuasi dan Imbauan Keselamatan Warga

Proses evakuasi ular kobra Jawa tersebut berlangsung secara hati-hati dan memakan waktu sekitar satu jam delapan menit. Petugas memastikan area sekitar lokasi benar-benar steril dan aman sebelum membawa ular tersebut dan kembali bertugas di Markas Komando (Mako) UPTD Damkar Ciamis.

Menyikapi temuan satwa berbisa di permukiman warga, Budi Rahmat mengimbau masyarakat agar tidak mengambil risiko menangkap atau mengusir ular secara mandiri tanpa dibekali pengetahuan dan perlengkapan penanganan yang memadai.

“Jika menemukan ular di dalam atau sekitar rumah, masyarakat sebaiknya tetap tenang, menjaga jarak, dan tidak mencoba menangkapnya sendiri. Segera laporkan kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan dengan aman,” tuturnya.

Usai merampungkan evakuasi di Desa Karangampel, personel Damkar kembali bersiaga penuh di Mako UPTD Damkar Ciamis untuk mengantisipasi potensi penanganan bencana serta penyelamatan kedaruratan lainnya di wilayah Kabupaten Ciamis.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement