Semangat HUT Ke-81 RI, PLN Tasikmalaya dan PWI Kota Tasikmalaya Perkuat Sinergi dan Kolaborasi
PLN UP3 Tasikmalaya dan PWI Kota Tasikmalaya memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Disarankan:
Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya serius merealisasikan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Permanen. Saat ini, proses pencarian lahan telah memasuki tahap krusial dengan mengerucutkan pilihan dari tujuh titik awal menjadi tiga lokasi potensial.
TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya serius merealisasikan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Permanen. Saat ini, proses pencarian lahan telah memasuki tahap krusial dengan mengerucutkan pilihan dari tujuh titik awal menjadi tiga lokasi potensial.
Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Tasikmalaya, Indah, menjelaskan bahwa ketiga lokasi tersebut saat ini sedang dalam kajian mendalam untuk memastikan efisiensi pembangunan.
"Dari awalnya tujuh titik, kini sudah dikaji menjadi tiga lokasi utama. Rinciannya, dua titik berada di wilayah Kecamatan Tamansari dan satu titik di wilayah Kecamatan Bungursari," ujar Indah saat ditemui di SR Terintegrasi 41 Kota Tasikmalaya, Senin (27/4/2026).
Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, yang turut mendampingi dalam peninjauan tersebut menjelaskan skema pembiayaan proyek strategis ini. Menurutnya, pembangunan fisik gedung SR Permanen akan sepenuhnya didanai oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) RI.
Sementara itu, Pemerintah Kota Tasikmalaya bertanggung jawab dalam penyediaan dan pembebasan lahan.
"Penganggaran fisik sebenarnya dari pusat (Kemensos). Namun, BPKAD Kota Tasikmalaya melalui instruksi Pak Wali Kota sudah menyiapkan anggaran khusus untuk pembebasan lahannya," jelas Diky Candra.
Meski anggaran lahan sudah disiapkan, Pemkot Tasikmalaya sangat berhati-hati dalam menentukan titik koordinat lahan. Diky menekankan bahwa pemilihan lokasi harus mempertimbangkan kondisi topografi tanah agar tidak membebani anggaran daerah pada tahap pematangan lahan.
"Kami masih memilah lokasi agar tidak memerlukan anggaran besar untuk proses cut and fill (pemerataan lahan). Sebab, biaya cut and fill saja bisa menelan anggaran sekitar Rp2 miliar hingga Rp3 miliar. Ini yang sedang kami pikirkan matang-matang agar lebih efisien," ungkapnya.
Diky menegaskan komitmennya bersama Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial untuk mengawal program ini hingga tuntas. Meskipun keputusan akhir terkait pergeseran anggaran berada di tangan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), ia optimis SR Permanen akan menjadi solusi pendidikan jangka panjang di Kota Tasikmalaya.
"Saya dan Bu Indah siap bekerja keras untuk ini, namun kebijakan teknis dan anggaran tetap berada di pimpinan serta TAPD. Kami fokus menjalankan tugas agar program ini segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," pungkas Diky.
PLN UP3 Tasikmalaya dan PWI Kota Tasikmalaya memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com
Jadwal sholat hari ini di Kota Tasikmalaya dapat menjadi rujukan bagi umat Islam untuk menunaikan kewajiban sholat fardhu lima waktu.