Ikuti Kami :

Disarankan:

Misteri Mayat di Belakang Ponpes Miftahul Huda 3, Warga Margabakti Berkerumun di Lokasi

Rabu, 04 Maret 2026 | 23:21 WIB
Watermark
Misteri Mayat di Belakang Ponpes Miftahul Huda 3, Warga Margabakti Berkerumun di Lokasi.

Suasana sunyi di Kampung Babakan Kertasari, Kelurahan Margabakti, Kecamatan Cibeureum, mendadak pecah pada Rabu (4/3/2026) malam. Ratusan warga tampak berkerumun memadati area di belakang Pondok Pesantren Miftahul Huda 3 menyusul ditemukannya sesosok jenazah pria di dalam sebuah rumah.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Suasana sunyi di Kampung Babakan Kertasari, Kelurahan Margabakti, Kecamatan Cibeureum, mendadak pecah pada Rabu (4/3/2026) malam. Ratusan warga tampak berkerumun memadati area di belakang Pondok Pesantren Miftahul Huda 3 menyusul ditemukannya sesosok jenazah pria di dalam sebuah rumah.

Pantauan di lokasi sekira pukul 23:15 WIB, warga dari berbagai usia tampak memenuhi jalanan dan area sekitar rumah tempat kejadian perkara (TKP). Rasa penasaran menyelimuti warga yang ingin mengetahui identitas korban serta penyebab pasti kejadian tersebut.

Meski hari sudah semakin larut, kerumunan warga belum juga membubarkan diri. Mereka tampak memperbincangkan penemuan jenazah yang diperkirakan sudah meninggal dunia selama empat hari tersebut.

Guna menghindari kerumunan yang semakin mendekat ke area sensitif, petugas gabungan dari Polsek Cibeureum dan TNI (Babinsa) telah memasang garis polisi (police line). Sterilisasi ini dilakukan agar Tim Identifikasi (Inafis) Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota dapat bekerja maksimal saat tiba di lokasi nanti.

"Suasana sudah sangat ramai. Kami masih menunggu Tim Inafis untuk proses penyelidikan lebih lanjut," ujar salah satu petugas di lapangan.

Hingga berita ini dilaporkan, identitas jenazah tersebut masih menjadi tanda tanya besar bagi petugas. Petugas dari BPBD dan PMI Kota Tasikmalaya juga telah bersiaga di lokasi dengan perlengkapan evakuasi, tetapi proses pengangkatan jenazah masih menunggu instruksi dari tim ahli Inafis.

Kondisi rumah yang menjadi TKP kini tertutup rapat dan dijaga ketat oleh aparat keamanan di tengah kepungan warga yang terus berdatangan ke lokasi.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement